Cara Menjaga Kehamilan Usia Muda Untuk Menghindari Keguguran

Cara Menjaga Kehamilan Usia Muda Untuk Menghindari Keguguran

920

Harianpost.co.id – Cara Menjaga Kehamilan Usia Muda. Hamil yang pertama kali adalah masa yang membangkitkan bermacam-maca rasa. Ada rasa bahagia karena telah berhasil memberikan calon anak untuk suami dan keluarga, ada rasa was-was khawatir akan kejadian-kejadian yang diinginkan dan masih banyak lagi. Salah satu tips yang anda perlu ketahui adalah untuk menjaga kehamilan pada trimester pertama atau usia kehamilan yang masih muda. (Baca: Cara Agar Cepat Hamil Setelah Menikah)

Cara Menjaga Kehamilan Usia Muda Untuk Menghindari KeguguranTips menjaga kehamilan yang masih dalam usia muda ini sebaiknya dilanjutkan hingga saat menjelang kelahiran. Calon ibu juga harus mempersiapkan mental dan fisiknya, karena ketika tiba waktu proses persalinan mental dan fisik harus bekerja sama supaya kelahirannya bisa sehat dan normal.

Cara Menjaga Kehamilan Usia Muda Untuk Menghindari Keguguran

1. Hindari Aktifitas Yang Berat
Jika anda adalah seorang wanita karir, kurangilah porsi pekerjaan anda. Karena pada saat kehamilan usia muda tubuh anda akan mengalami perubahan hormon. Hal ini akan menyebabkan anda mual, mudah lelah dan lain sebagainya yang sangat berpengaruh pada tubuh anda. Jangan paksakan diri untuk melakukan pekerjaan yang berat seperti mengangkat benda berat, mendorong sesuatu yang berat dan pekerjaan berat yang lainnya. Intinya jagalah agar kegiatan yang anda lakukan tidak memicu kontraksi rahim yang bisa beresiko untuk keguguran.

2. Beradaptasi Dengan Perubahan Fisik
Sangat berbeda sekali keadaan tubuh seorang perempuan ketika sebelum hamil dan ketika saat mengandung buah hati. Berbagai penyesuaian fisik terhadap kehamilan yang umumnya terjadi yaitu mual saat hamil muda, disertai muntah, payudara yang terasa nyeri, sering buang air kecil, pusing saat hamil dan sulit buang air besar atau keinginan makan sesuatu di luar kebiasaan. Selain itu, ibu hamil juga ada yang sensitif terhadap bau parfum ataupun asap rokok. Penuhi asupan tubuh dengan makanan bergizi dan berserat. (Baca: 5 Jus Buah Ini yang Sebaiknya Dikonsumsi Ibu Hamil)

3. Hindari Rokok, Minuman Beralkohol dan Batasi Kafein.
Pernah membaca tulisan “merokok mengakibatkan gangguan kehamilan dan janin”? Memang benar bahwa merokok dapat mengakibatkan keguguran. Selain itu bibir sumbing pada bayi yang baru lahir kadang juga bisa bersumber dari rokok, entah karena sang ibu merupakan perokok aktif atau pasif. Untuk alkohol, ibu hamil dilarang keras untuk mengkonsumsinya karena dapat meningkatkan risiko berat bayi lahir rendah, gangguan belajar, bahasa, bicara, dan menjadi hiperaktif. .

4. Mengndalikan Kondisi Emosional.
Banyak sekali kasus gangguan emosional pada ibu yang sedang hamil muda hingga yang sudah melahirkan. Memang kehamilan membangkitkan bermacam-macam perasaan, namun tetaplah ambil sisi positifnya. Jangan sampai perasaan yang bermacam-macam tersebut membuat anda stress. Jika perubahan kondisi emosi sudah tidak seperti biasanya sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter atau psikolog.

5. Mempererat Hubungan Dengan Pasangan.
Berhubungan dengan pasangan bukan hanya dalam kegiatan hubungan pasutri saja. Memang kebutuhan biologi harus tetap dijaga, namun beri pengertian sang suami bahwa ketika istri mengalami masa hamil muda, perubahan kondisi tubuh mengakibatkan rasa yang tidak nyaman. Sehingga terkadang menghilangkan gairah untuk berhubungan. Sang suami juga harus mengerti untuk membantu kegiatan istri dalam mengurus rumah saat hamil, seperti membantu mengangkat cucian, mengangkat belanjaan dan pekerjaan lain yang dirasa berat.

6. Waspadai Tanda-tanda Bahaya Kehamilan
Ada bermacam-macam tanda bahay kehamilan yang harus diwaspadai oleh calon ibu yang sedang hamil muda. Timbul flek atau perdarahan ringan saat kehamilan trimester pertama, termasuk normal. Namun, waspadai tanda-tanda keguguran seperti perdarahan saat hamil yang lebih banyak yang disertai sakit perut ataupun tidak. Demikian pula jika cairan vagina saat hamil muda, mengalami perubahan warna, bau, ataupun membuat gatal. Ada kemungkinan terjadi infeksi yang perlu segera ditangani dokter. Infeksi juga dapat menimbulkan gejala rasa panas atau nyeri saat buang air kecil.
Mual dan muntah adalah kondisi yang normal, namun jika disertai dengan demam dan muntah darah, sebaiknya anda memeriksakan kondisi anda ke dokter.

7. Lakukan Pemeriksaan Secara Berkala Ke Dokter Atau Bidan.
Pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter atau bidan akan menjadi sangat bermanfaat untuk calon ibu. Bidan atau dokter akan memprediksi kapan anda akan melahirkan, memeriksa kondisi janin serta memberikan arahan yang bagus untuk calon ibu. Mereka juga memberikan suplemen-suplemen yang berguna bagi ibu untuk merawatnya pada saat hamil usia muda

Komentar

Loading...