Bahaya Olah Raga Ketika Sedang Marah

Bahaya Olah Raga Ketika Sedang Marah

123

Berolah raga memang dipercaya bisa menimbulkan energi positif dari dalam tubuh seseorang dan mengeluarkan semua energi negatif, itulah sebabnya banyak orang yang beranggapan bahwa dengan malakukan olah raga seseorang bisa meredam emosi yang sedang naik. Misalnya emosi amarah.

efek olahraga ketika marah
Efek olahraga ketika marah – via pixabay.com

Ya, itu bisa dibenarkan. Sebab hormon tubuh mampu mengeluarkan berbagai macam energi positif yang bertugas menggantikan energi negatif sekaligus mengeluarkan segala emosi. Akan tetapi, fakta justru berakata lain.

Olah raga ketika seseorang sedang dalam kondisi kesal atau marah pada sesuatu, sangat rawan akan timbulnya penyakit yang fatal, terutama penyakit jantung.

Munculnya penyakit jantung pada seseorang yang berolah raga ketika marah ini bisa saat itu juga dan bisa juga akan muncul secara perlahan-lahan jika orang itu sering melakukannya.

Penulis menyatakan hal ini bukan tanpa alasan alias seenak jidat penulis saja, akan tetapi ini juga yang dianjurkan oleh para dokter. Jika masih belum percaya, mari kita buktikan.

Para ilmuwan asal Amerika dari lembaga American Heart Association’s Journal Circulation, benar-benar mengeluarkan pernyataan secara tegas bahwa adanya hubungan erat antara kekuatan fisik dan emosi seseorang. Adalah Dr. Andrew Symth yang mengatakannya sendiri bahwa emosi dan olah raga akan mampu menstimulasi tekanan darah serta detak jantung, mampu mengubah aliran darah dan juga yang lebih berbahaya adalah bisa mengurangi pasokan darah ke jantung seseorang.

Memangnya siapa sih itu Dr. Andrew Symth?

Dia adalah ketua penelitian Population Health Research Institue dari McMaster University yang berada di negara Kanada. Jadi, masihkah meragukan kebenarannya?

Parahnya, masih banyak orang yang melakukan hal ini, yaitu berolah raga dengan alasan bisa melampiaskan kemarahan atau kekesalan mereka. Mereka berdalih “Dari pada ribut dengan seseorang, mendingan olah raga agar bisa melampiaskan amarah”.

Oke, anda memang bisa mencegah keributan dengan orang lain, tapi jika melampiaskannya dengan cara berolah raga itu artinya anda malah “ngajak ribut” dengan kesehatan anda sendiri.

Fakta telah membuktikan dengan menemukan hasil analisa dari 12.461 pasien dari beberapa negara dengan usia rata-rata 50 tahun, hampir 50 persen diantaranya terkena penyakit jantung dadakan akibat berolah raga dengan sangat keras.

Selebihnya, nah ini yang mungkin terdengar lucu, selebihnya pasien yang terkena serangan jantung dadakan itu juga setelah berolah raga lantaran mereka sedang dilanda kekecewaan dan ada juga yang baru saja patah hati. Bukankah ini artinya mereka juga sama-sama sedang dalam keadaan emosi yang tinggi.

Perlu diketahui bahwa ketika seseorang dalam kondisi emosi yang tinggi, mereka sudah pasti tidak akan merasakan kelelahan dan akan terus memacu tenaganya seiring dengan emosinya yang semakin tinggi ketika berolah raga.

Energi negatif memang perlu dikeluarkan dan menggantinya dengan energi positif, akan tetapi jika melakukannya dengan berolah raga sepertinya bukanlah solusi yang terbaik. Masih banyak cara lain seperti bercanda dengan teman lainnya, dengan keluarga atau sahabat-sahabat kita.

Oke ya guys, jangan pernah lagi berolah raga ketika sedang marah. Catat ini baik-baik!

Komentar

Loading...