Kirin 970, Chipset Flagship Saingan Snapdragon 835

Kirin 970, Chipset Flagship Saingan Snapdragon 835

108

Harianpost.co.id – Huawei ternyata juga tak ingin ketinggalan dengan para pesaingnya dalam hal teknologi, dan baru-baru ini mereka telah menciptakan sebuah chipset mobile sebagai generasi penerus dari chipset sebelumnya Kirin 960. Perusahaan yang berbasis di Tiongkok itu dari dulu memang memiliki ambisi yang besar, yaitu mengalahkan brand terbesar di dunia, Samsung dan Apple. Jadi wajar jika Huawei tak henti-hentinya menguntit perkembangan teknologi dari kedua perusahaan tersebut, termasuk soal chipset.

Kirin 970
Kirin 970, chipset flagship yang akan menjadi pesaing Snapdragon 835 – via beritateknologi.com

Menurut laporan yang didapat dari Ubergizmo, Huawei kini sudah dalam tahap proses penyelesaian chipset buatan mereka sendiri yang mereka beri nama Kirin 970, dan seperti yang sudah dijelaskan di awal tadi bahwa chipset ini adalah chipset generasi penerus dari Kirin 960.

Pada chipset flagship Kirin 960 mereka dikabarkan memakai proses 16nm FitFet yang mana proses itu juga sama dengan chipset versi sebelumnya yaitu Kirin 950. Dari sini, sudah jelas sekali bahwa keunggulan chipset mereka masih kalah jauh dari Snapdragon 821 yang sudah menggunakan proses 14nm FitFet.

Itulah yang menjadi alasan mengapa Huawei terus menerus menggaparap chipset processor generasi penerus dan juga memperbaiki segala kekurangan secara signifikan pada segi peforma dan daya. Sadar bahwa para pesaingnya sudah menggunakan proses 10nm FitFet pada chipset processor terbaru mereka, Huawei pun kini akan menggunakan proses yang sama dan mengklaim bahwa pada chipset flagship 970 ini juga merupakan processor octa-core yang juga didukung dengan global LTE, yang mana itu kemungkinan besar akan mampu mengungguli chipset flgship keluaran para pesaing mereka, samsung dan apple.

Pembuatan chipset dari proses 16nm yang langsung melompat pada proses 10nm bukanlah keputusan yang mudah bagi Huawei, resiko kegagalan akan lebih besar, tapi dengan dukungan global LTE kemungkinan akan kecil sekali resiko gagalnya. Selain itu, keputusan dibuat karena para pesaing mereka terutama Samsung dan Qualcomm sudah lebih meluncurkan chipset flagship processor Exynos 8895 dan juga Snapdragon 835 yang mana kedua produk tesrsebut sudah menggunakan proses 10nm Samsung FitFet.

Untuk spesifikasinya, belum diketahui secara pasti dan pihak Huawei pun juga belum ingin mengkonfirmasi tentang produk terbaru mereka tersebut ke publik. Namun mereka sudah mengklaim bahwa mereka akan memulai persaingan chipset processor ini di awal tahun 2017 nanti.

Huawei sendiri sadar bahwa jika dilihat dari brand, mereka sudah pasti akan kalah, tapi mereka bertaruh bahwa jika bicara soal kekuatan dan kecepatan, produk mereka bisa jadi akan lebih unggul.

Melihat kondisinya yang seperti ini, banyak pihak yang beranggapan bahwa Huawei telah dengan sengaja meniru pesaing mereka atau katakanlah mereka sudah menjiplak. Tapi tunggu dulu, dengan dihadirkannya global LTE itu sudah membuktikan bahwa Huawei sama sekali tidak menyontek pesaingnya. Mereka bahkan mengatakan bahwa mereka lebih bisa mengembangkan teknologi.

Komentar

Loading...