Rio Haryanto: Saya Banyak Belajar dari Pascal Wehrlein

Rio Haryanto: Saya Banyak Belajar dari Pascal Wehrlein

298

Pascal-Rio-Haryanto-Bukan-Pembalap-yang-Buruk

Harianpost.co.id Pascal Wehrlein, pembalap yang digadang–gadang akan menjadi pembalap top masa depan Fomula 1. Hadir melengkapi Manor Racing, Pascal menunjukkan kinerja yang impresif. Banyak orang yang memuji potensi yang dimiliki oleh Pascal, tak terkecuali Rio Haryanto, rekan satu timnya di Manor.

Formula 1 tahun 2016 merupakan musim perdana bagi Pascal dan Rio. Berasal dari DTM AMG Mercedes, Tim Manor kemudian merekrutnya. Walaupun masih berusia 21 tahun, namun pembalap asal Jerman ini sudah menunjukkan kematangan yang membuat banyak orang memuji kemampunnya.

Walaupn tergabung dengan tim yang dikenal sebagai salah satu tim dengan kekuatan terburuk, namun nyatanya Pascal mampu bersaing dengan tim–tim yang berada jauh diatasnya seperti Sauber dan Renault. Dengan konsistensi yang luar biasa tinggi, ia mampu menyelesaikan semua balapan dengan mulus hingga seri kelima ini.

Selama menjadi pembalap, pencapaian yang pernah diperoleh  Pascal yaitu saat finis di urutan ke-13 GP Bahrin. Dengan pencapaiannya tersebut, nama Pascal disebut–sebut akan menjadi kandidat pengganti Nico Rosberg di Mercedes. Kabar baru memang menyebutkan jika Nico akan segera hengkang dari tim Mercedes.

Dengan keadaan yang dicapai oleh Pascal tersebut, Rio banyak melayangkan pujian untuk rekan satu timnya tersebut. Rio juga mengaku banyak bertukar pikiran dengan Pascal saat berada di luar lintasan. Bahkan, Rio mengaku jika dirinya sangat setuju dengan kabar yang menyatakan bahwa Pascal akan menjadi pembalap masa depan Mercedes.

“Jujur, kami bekerja sama dengan sangat baik. Ya, ia sangat cepat dan ia pula yang memotivasi saya. Kami sering bertukar pikiran karena kami berdua menginginkan yang terbaik untuk tim. Ia adalah rekan setim yang hebat. Ketika catatan waktu saya tak jauh darinya, itu selalu membanggakan,” kata Rio dalam wawancara yang dilansir situs resmi F1.

Sepanjang seri balapan yang dilalui, Rio memang mampu menempel ketat dengan catatan waktu yang dicetak oleh Pascal. Misalnya saat Pascal berada di posisi ke-13 GP2 Bahrain, saat itu pula Rio berhasil finis diposisi ke-17. Hal serupa juga pernah terjadi saat balapan di GP2 Spanyol. Pascal berhasil finis di posisi ke-16 dan Rio di posisi ke-17. Namun, pihak Rio sendiri mengaku belum begitu puas dengan pencapaiannya selama ini. Ia berharap masih bisa meningkatkan kemampuan di balapan–balapan selanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rio juga mengungkapkan tentang perbedaan mencolok antara GP2 dan Formula 1 yang digelutinya selama ini. Rio menjelaskan bahwa faktor yang paling berbeda ialah masalah ban yang digunakan. Selain tentang ban, ia juga menambahkan jika cara kerja tim antara GP2 dan F1 sangatlah berbeda.

Baca juga:

Berita Terbaru F1: Rio dan Pascal Finis Terakhir, Bos Manor Tak Puas

Pascal: Rio Haryanto Bukan Pembalap yang Buruk

Absen di Tes Sirkuit Catalunya, Sinyal Manor Akan Depak Rio Haryanto Makin Kuat

 

Komentar

Loading...