MotoGP Italia: Yamaha Masih Selidiki Penyebab Insiden Valentino Rossi

MotoGP Italia: Yamaha Masih Selidiki Penyebab Insiden Valentino Rossi

347
Valentino Rossi
Valentino Rossi

Harianpost.co.id Valentino Rossi yang merupakan pembalap Movistar Yamaha gagal meraih prestasi terbaiknya dalam balapan MotoGP di sirkuit Mugello, Minggu (22/5/2016) lalu. Tak jadi naik podium, Rossi justru harus rela keluar arena saat balapan masih memasuki lap kesembilan.

Motor YZRM1 yang dikendaraia oleh Rossi secara mendaak mengeluarkan asap saat balapan masih berlangsung. Padahal waktu, ‘The Doctor’ masih berusaha untuk merebut kembali posisi awal miliknya dari Jorge Lorenzo. Motornya harus keluar lintasan pada saat memasuki tikungan karena asap yang mengepul secara tiba–tiba.

Peristiwa tersebut sontak mengagetkan semua pihak. Selain itu, kerugian sangat berasa pada Rossi dan juga Yamaha. Karena itu, tim Movistar Yamaha akan berusaha keras untuk menyelidiki terkait insiden tersebut.

Ternyata insiden tersebut tak hanya terjadi pada Rossi. Sebelumnya, pada saat sesi pemanasan, ternyata motor yang dikendarai oleh Jorge Lorenzo juga mengalami insiden yang sama.

Massimo Meregalli selaku Direktur tim Movistar Yamaha MotoGP mengatakan jika saat ini mereka masih melakukan investigasi atas kasus yang dialami oleh kedua pembalapnya.

“Jadi kami belum bisa menyimpulkan apa yang sebenarnya terjadi,” kata Meregalli, seperti dikutip Autosports.

Sementara itu, pihak Rossi sendiri masih enggan berkomentar atas kejadian yang dialami Lorenzo memiliki implikasi untuk mesinnya atau tidak.

“Kami memang sedikit khawatir karena biasanya hal itu tidak terjadi,” kata Rossi.

“Tapi, ketika itu waktu terlalu ketat untuk membuka mesin dan mencoba memahami apa yang terjadi,  jadi kita terus balapan dengan mesin sendiri dan kami beruntung,” tandasnya.

Baca juga:

Valentino Rossi: Gagal Finish di ‘Rumah’ Sendiri, Sangat Memalukan!

GP Italia: Rossi Kena Sial, Lorenzo Berjaya di Mugello

Rossi Berharap Fansnya Tak Serang Marquez-Lorenzo di Mugello

 

Komentar

Loading...