Menkeu, Sri Mulyani Akan Pangkas Anggaran Belanja Negara

Menkeu, Sri Mulyani Akan Pangkas Anggaran Belanja Negara

314

Dan untuk kedua kalinya, pemerintah akan kembali memangkas anggaran belanja Negara yang kali ini direncanakan sebesar Rp133,8 triliun. Langkah ini diambil guna meredam pelebaran defisit menyusul tidak tercapainya target penerimaan perpajakan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan, realisasi penerimaan perpajakan pada tahun ini akan meleset sekitar Rp219 triliun dari target Rp1.784,2 triliun di APBNP 2016.  Untuk menjaga kredibilitas APBN, ia mengusulkan agar anggaran belanja Kementerian dan Lembaga (K/L) serta transfer ke daerah dikurangi.

Menkeu, Sri Mulyani Akan Pangkas Anggaran Belanja NegaraUsai sidang Kabinet di Istana Kepresidenan, Menkeu menjelaskan langkah yang disampaikan dalam sidang cabinet adalah mengurangi belanja Rp65 triliun di K/L dan transfer ke daerah Rp68,8 triliun. Menurutnya, target pemangkasan anggaran tertuju pada belanja-belanja yang betul-betul tidak prioritas. Terutama berkaitan dengan perjalanan dinas, kegiatan konsinyering, persiapan dan bahkan termasuk belanja pembangunan gedung pemerintah yang belum dianggap prioritas saat ini, Sri Mulyani menjamin penghematan anggaran yang dilakukan tidak akan mengurangi komitmen pemerintah untuk melakukan belanja prioritas, seperti pembangunan infrastruktur, belanja  pendidikan, pemberian tunjangan profesi guru, dan tunjangan kesehatan. Meskipun anggaran belanja dikurangi, ia memastikan  ruang fiskal terjaga dan mampu menjadi stimulus ekonomi. Dia berharap, reformasi fiskal yang dilakukan dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih sehat.

Sri Mulyani juga menjelaskan untuk merombak postur APBNP 2016, Kementerian Keuangan bersama dengan Kemenko Perekonomian dan Bappenas akan menyisir pos-pos belanja K/L dan transfer ke daerah yang memungkinkan untuk dipangkas.

Komentar

Loading...