Ini Hasil Kerjasama Bisnis dengan WIEF

Ini Hasil Kerjasama Bisnis dengan WIEF

208

Penyelenggaraan Forum Ekonomi Islam Dunia ke-12 (The 12th World Islamic Economic Forum/WIEF) resmi berakhir hari Rabu kemarin. Sri Mulyani juga berbangga karena forum akbar ini dihadiri sekitar 4 ribu peserta dari 73 negara. Jumlah tersebut melebihi target sebelumnya yaitu 2.500 peserta. Peserta yang hadir di antaranya adalah para kepala negara, pembuat kebijakan, akademisi, praktisi dan pelaku usaha yang sebagian besar berasal dari negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Ini Hasil Kerjasama Bisnis dengan WIEFSelama tiga hari berlangsung, gelaran ini telah memberikan peluang pada pelaku usaha mikro, usaha, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai negara untuk memperoleh komitmen bisnis senilai total US$900 juta.
“Sebagai Menteri Keuangan yang pernah menjabat sebelumnya, dan mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia, nilai komitmen US$900 juta masih sangat kecil. Jadi saya berharap ini bisa berkembang dengan cepat dan mungkin US$900 juta ini berarti banyak, khususnya bagi UMKM,” tutur Sri Mulyani usai menghadiri acara penutupan WIEF di Jakarta Convention Center

Sri Mulyani mengungkapkan, komitmen investasi itu berasal dari berbagai sektor industri seperti perumahan, kesehatan, keamanan, franchise, pariwisata hingga fashion. Peran industri-industri tersebut, menurut Sri Mulyani, semakin penting di tengah pertumbuhan kelas menengah di negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama muslim.
Komitmen bisnis itu lintas negara, tidak hanya antar pelaku usaha Indonesia tetapi juga antar pelaku negara lain. Hal itu sesuai dengan tujuan WIEF yang ingin menjadi fasilitator para pemimpin pemerintahan dan pelaku usaha baik muslim dan non-muslim untuk bertemu, memamerkan produk dan menciptakan peluang pasar.

Beberapa komitmen bisnis yang tercipta diantaranya perjanjian kerja sama (MoU) antara Sime Darby Berhad (Malaysia) serta SP Setia Berhad (Malaysia), I&P Group Sdn Bhd (Malaysia) dan PT. Hanson International TBK (Indonesia) untuk mengembangkan perumahan terjangkau di Maja, Tangerang. Selain itu, terdapat perjanjian kerja sama antara Johor Toyyiban Laboratories Sdn Bhd (Malaysia) dan UM Land J-Biotech Park Sdn Bhd (Malaysia); serta perjanjian kerja sama SME Corporation Malaysia dan UM Land J-Biotech Park Sdn Bhd (Johor Halal Park, Malaysia).

Komentar

Loading...