Amankah Konsumsi Kentang yang Telah Tumbuh Tunas?

Amankah Konsumsi Kentang yang Telah Tumbuh Tunas?

550

Kentang yang telah disimpan dalam jangka waktu yang lama akan tumbuh tunas. Jika sudah tumbuh tunas, tekstur kentang akan menjadi lebih keras dan warnanya berubah menjadi sedikit lebih hijau, meski begitu, sebagian orang tetap saja mengolah kentang tersebut menjadi aneka olahan. Namun ternyata, tahukah anda jika kentang yang telah ditumbuhi tunas lalu kemudian dikonsumsi ternyata kurang baik untuk kesehatan pencernaan.

Amankah Konsumsi Kentang yang Telah Tumbuh TunasDilansir dari asiantown.net, para peneliti mengungkapkan bahwa kentang yang telah tumbuh tunas mengandung racun yang bisa membuat system pencernaan kita menjadi sakit.  Seorang dosen Nottingham Trent University, Caroline Wright mengungkapkan bahwa kentang yang telah ditumbuhi tunas dan berubah warna menjadi kehijauan akan mengalami perubahan rasa menjadi sedikit pahit. Hal ini dianggap sebagai penanda bahwa sudah terdapat racun pada kentang. Racun tersebut disebabka oleh zat kimia tertentu yang ada dibatang tunas kentang. Tidak hanya pada kentang, hal ini juga berlaku pada semua jenis umbi-umbian misalnya wortel, lobak, bawang Bombay, dll.

Untuk konsumsi dalam jumlah yang kecil, mungkin tidak memilki efek apapun. Namun jika terkonsumsi dalam jumlah yang cukup besar akan memungkinkan resiko nyeri dan sakit pada system pencernaan. Tak hanya itu, kentang dan umbi-umbian lain yang sudah bertunas akan menyebabkan mual, kram perut, muntah, tenggorokan seperti terbakar dan juga sakit kepala.

Jadi bagaimana? Seringkah anda mengkonsumsi kenang yang sudah bertunas? Semoga artikel ini menambah pengetahuan kita yaa. Untuk preventif, memang sebaiknya kita dianjurkan mengkonsumsi bahan pangan yang masih baru dan bisa dipastikan tidak akan menyebabkan keracunan.

Komentar

Loading...