Donald Trump Terancam Dicekal Di Filipina?

Donald Trump Terancam Dicekal Di Filipina?

244

Beberapa waktu yang lalu, tersebar pernyataan Trump yang menyebut Filipina sebagai salah satu “negara teroris”. Hal itu membuat seorang anggota parlemen Filipina berusaha untuk secara permanen melarang Trump mengunjungi Negara tersebut. Meskipun calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump tidak memilki bisnis utama di Filipina, namun pengembang Century Properties GroupInc ini tengah membangun Trump Tower di Filipina senilai hampir US$150 juta. Gedung tersebut dibangun di bawah lisensi dari taipan real-estate AS.

“Tidak ada dasar layak atau pembenaran yang wajar dengan label Filipina sebagai ‘negara teroris’ atau warga [Filipina] menjadi kuda Trojan.” Begitu pernyataan pejabat Kongres Joer Salceda dalam RUU yang diajukan di Parlemen Filipina. Pernyataan Salceda mengacu pada komentar Trump pada sebuah kampanyenya pada hari Kamis pekan lalu di Porland, Maine, dimana Trump menyinggung soal imigran.

Donald Trump Terancam Dicekal Di FilipinaBegini kutipan pidato Trump yang direkam dan diunggah ke Youtube:

“Kami membiarkan orang-orang datang dari negara-negara teroris. Itu seharusnya tidak diperbolehkan karena Anda tidak bisa memprediksi mereka. Tidak ada cara untuk memeriksa mereka, Anda tidak tahu siapa mereka. Ini bisa menjadi kuda Trojan besar sepanjang masa,”

Dilansir dari Reuters, Donald Trump mengatakan, seorang imigran dari Afghanistan datang mengajukan suaka AS dan menerima kewarganegaraan AS, seorang penduduk tetap yang ilegal dari Filipina yang bergabung dengan Al-Qaidah dan Taliban untuk membunuh sebanyak mungkin orang Amerika.

Menurut Salceda, mengutip data dari Deparemen Luar Negeri AS, sebanyak sekitar 4 juta orang keturunan Filipina tinggal di AS yang membentuk populasi terbesar kedua di Amerika.

Selama ini, memang Trump kerap melucurkan komentar-komentar yang cukupkontroversial terutama mengenai imigran dan warga muslim. Salah satu janji Trump dalam kampanyenya adalad membangun tembok di sepanjang perbatasan Meksiko untuk mencegah imigran illegal datang.

Komentar

Loading...