Dinilai Perlu Banyak Perbaikan, ‘Full Day School’ Masih Belum Bisa Diterapkan

Dinilai Perlu Banyak Perbaikan, ‘Full Day School’ Masih Belum Bisa Diterapkan

322

Andreas Tambah, selaku Sekretaris Jendral Komisi Nasional Pendidikan menyatakan bahwa system sekoah sehari penuh masih memiliki banyak kekurangan dalam pelaksanaanya. Menurutnya, pemerintah harus bisa mengkaji dan meninjau secara holistic pengaruh yang mungkin akan muncul dari penerapan system ini, baik bagi guru, siswa dan orang tua.

Dinilai Perlu Banyak Perbaikan, ‘Full Day School’ Masih Belum Bisa Diterapkan“Ide (FDS) jangan sampai hanya menjadi latah menteri baru. Karena sekolah di luar negeri dan swasta banyak terapkan ini lalu pemerintah meniru tanpa ada kajian mendalam. Ini sangat riskan,” ujar Andreas. Ia juga tak menampik bahwa konsep ini juga akan meberikan manfaat pada siswa karena pada saat pulang sekolah, siswa sudah bebas dari tugas sekolah karena seluruh tugas sudah diselesaikan selama di sekolah.

Menurut Andreas, konsep sekolah sehari penuh berarti memberikan beban tanggung jawab yang lebih besar kepada sekolah dalam mendampingi anak. Sebagian waktu anak dihabiskan di sekolah. Sekolah juga perlu memastikan segala  kebutuhan siswa terpenuhi seperti asupan makan selama di sekolah dan ruang beristirahat yang layak bagi anak. Oleh karena itu, konsep ‘Full Day School’ sangat perlu dukungan dari fasilitas sekolah yang memadai. Sehingga setiap soklah harus bisa memastikan jika sarana dan prasarana dari infrastrukturnya memadai jadi siswa merasanyaman jika harus seharian di sekolah. Karena jika konsep FDS ini dipaksakan untuk berjalan pada saat ini, hanya akan membuat sebuah penyiksaan bagi siswa dan guru karena sebagian besar fasilitas di sebagian besar sekolahan saat ini belum memadai.

Andreas juga menegaskan, bahwa usulan system pembelajaran sehari penuh ini dikasi secara mendalam dengan berdasar riset kebutuhan, kelebihan dan kekurangan dari system ini, serta masalah yang mungkin akan terjadi ketika system ini sudah diberlakukan.

Komentar

Loading...