Benarkah 60 Persen Negara Dunia Berisiko Terlibat Perbudakan?

Benarkah 60 Persen Negara Dunia Berisiko Terlibat Perbudakan?

155

Menurut sebuah catatan indeks global terbaru, hampir 60 persen dari negara di dunia berisiko tinggi terlibat perbudakan, dengan menempatkan Korea Utara sebagai Negara yang memiliki catatan terburuk kerja paksa di seluruh dunia.  Tak hanya itu saja, menurut Indeks Pebudakan Global 2016 hampir 46 juta orang di seluruh dunia hidup sebagai budak, dipaksa untuk bekerja di pabrik-pabrik, tambang dan pertanian, dijual untuk seks, terjebak dalam jeratan utang atau lahir dalam perbudakan.

Benarkah 60 Persen Negara Dunia Berisiko Terlibat PerbudakanSelain itu, dalam rentang waktu beberapa tahun terakhir, isu perbudakan juga mencuat dari berbagai sector yang beragam misalnya saja penangkapan ikan, pertambangan dan tekstil.

Setelah Korea Utara, menurut Verisk Maplecroft Sudan Selatan, Sudan dan Republik Demokratik Kongo (DRC) yang diketahui sebagai produsen kobalt terbesar di dunia juga termasuk dalam Negara dengan tenaga kerja budak terbesar. Sementara itu, Uni Eropa masih memiliki ‘resiko menengah’ dalam hal tenaga kerja budak dan Negara Inggris, Denmark, Jerman dan Finlandia merupakan empat Negara besar di Eropa yang memiliki resiko rendah dalam hal penggunaan tenaga kerja budak.

Komentar

Loading...