Mantan Walikota Probolinggo Ditahan Karena Kasus Korupsi

Mantan Walikota Probolinggo Ditahan Karena Kasus Korupsi

402

Pada Kamis malam, 11 Agustus 2016 Tim penyidik Kejaksaan Agung melakukan penahanan terhadap mantan  orang nomor 1 di Probolinggo, HM. Bukhori. Ia ditahan karena terjerat kasus korupsi terkait dana alokasi khusus pendidikan yang diperkirakan merugikan negera hingga sebesar 1.68 miliar rupiah.

Mantan Walikota Probolinggo Ditahan Karena Kasus KorupsiHerman Hidayat, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Probolinggo, menjelaskan bahwa suami dari walikota Probolinggo tersebut memnuhi panggilan pemeriksaan penyidik dengan mendatangi kantor Kejaksaan Agung, pada hari Kamis kemarin. Kemudian pada sore hari,Bukhori langsung menuju Surabaya dengan menggunakan pesawat dan menuju Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pada pukul 20.00 WIB.  Menjelang tengah malam, ia ditahan di Rumah Tahanan Madaeng, Srabaya usai melakukan peeriksaan. Penahanan akhirnya dilakukan setelah sempat beberapa saat menunggu pihak penasehat hukumnya.

Sebenarnya, Bukhori sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak bulan September tahun lalu. Ia terlibat kasus korupsi alokasi dana khusus pendidikan dari APBN untuk kota Probolinggo yang nilainya hingga mencapai 15 miliar. Dana tersebut digunakan untuk bantuan fisik sekolah. Namun sayangnya dana tersebut disalah gunakan hingga menimbulkan kerugian Negara sebesar 1.68 miliar rupiah. Dalam kasus tersebut, Kejaksaan sudah menetapkan 9 orang tersangka. Lima orang telah menjalani persidangan dan telah dijatuhi hukuman. Sebelum Bukhori, Wakil Walikota Probolinggo, Suhadak sudah terlebih dahulu ditahan pihak penyidik Kejaksaan Agung pada Kamis minggu lalu terkait kasus yang sama.

Komentar

Loading...