Pengunjung Dievakuasi Akibat Insiden Penembakan di Bandara JFK New York

Pengunjung Dievakuasi Akibat Insiden Penembakan di Bandara JFK New York

175

Pada Minggu malam waktu setempat atau sekitar pagi ini, terjadi penembakan yang dilakukan oleh seorang pria misterius di terminal bandara John F. Kennedy, New York City Amerika. Akibatnya seluruh pengunjung di bandara tersebut saat ini dievakuasi. Menurut saksi mata, suara penembakan mulai terdengar di terminal 8 bandara Internasional JFK pada pukul 21.30 waktu setempat. Selain itu juga, penerbangan dari dan ke Bandara ini sementara dibatalkan.

Pengunjung Dievakuasi Akibat Gempar Penembakan di Bandara JFK New YorkHingga saat ini, polisi masih terus mencari tersangka penembakan. Para pengunjung yang berada di tempat kejadian beramai-ramai menuliskan kabar ini di media social dan menggunggah gambar kerumunan pengunjung bandara yang tengah dievakuasi sesaat setelah suara penembakan terdengar.

Seperti yang dituliskan oleh pemilik akun @AmichaiStein1: “NYPD: Terminal 8 di Bandara JFK #NY dievakuasi dalam menanggapi laporan dari penembakan,”.

Dan juga ciutan pengguna akun twitter @NYSacanner: “Di Terminal 8 Bandara JFK, penjinak bom diminta untuk memeriksa paket mencurigakan,”

Menurut penjelasan dari kepolisian, ada dua tembakan yang diletuskan dan belum ada laporan ada korban jiwa atau terluka dalam insiden penembakan ini. Tak hanya dari pihak kepolisian, Joe Pentangelo selaku Juru Bicara Otoritas bandara, mengatakan bahwa evaluasi merupakan tindakan yang bisa dilakukan sebagai upaya pencegahan.

”Mereka mengatakan kepada kami tidak ada apa-apa dari penerbangan. Hanya saja gerbang akan dibuka dalam satu jam lebih 15 menit dari pendaratan kami, pengumuman disambut keluhan penerbangan Norwegian Airlines dari Paris,” kata Sherwin Bryce-Pease, seorang koresponden South African Broadcasting Corp yang berpusat di New York mengaku sedang melakukan penerbangan dengan menggunakan pesawat Norwegian Airlines dari Paris yang mendarat di JFK sesaat sebelum pukul 22.00 waktu setempat.

Komentar

Loading...