Jokowi: Untuk Hadapi Tantangan Ekonomi, Sebaiknya Kita Ubah Paradigma Konsumtif Menjadi Produktif

Jokowi: Untuk Hadapi Tantangan Ekonomi, Sebaiknya Kita Ubah Paradigma Konsumtif Menjadi Produktif

168

Keadaan perekonomian global yang diduga masih abu-abu dalam beberapa waktu kedepan membuat penetapan asumsi RAPBN tahun mendatang pemerintahan Jokowi menjadi lebih realistis.

Untuk Hadapi Tantangan Ekonomi, Sebaiknya Kita Ubah Paradigma Konsumtif Menjadi Produktif“Paradigma pertama, Indonesia harus membangun pondasi fundamental ekonomi yang kuat. Dengan ini, Indonesia bisa lebih tahan terhadap goncangan ekonomi dunia. Paradigma kedua, Presiden Jokowi menekankan kita harus mengubah paradigma pembangunan yang bersifat konsumtif ke arah yang lebih produktif. Lebih kongkritnya subsidi yang semula sifatnya konsumtif menjadi subsidi membangun infrastruktur yang lebih produktif,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution pada konferensi pera Nota Keuangan dan RUU APBN 2017, Selasa (16/8).  Jika paradigma tersebut bisa diterapkan, ia yakin bangsa Indonesia bisa menghadapi tantangan yang besar utamanya yang datang dari luar. Saat ini, dinamika perekonomian baik global maupun local menjadi patokan utama pertumbuhan ekonomi yang sudah dipatok sebesar 5.3% pada tahun yang akan datang.

Darmin juga menambahkan bahwa Presiden RI juga menginginkan para pembuat kebijakan dan pelaku ekonomi dapat emngubah konsep pembangunan ekonomi yang selama ini hanya di berpusat di Indonesia Barat utamanya di Pulau Jawa menjadi semakinmerata di seluruh Indonesia.  Konsep itu, sudah mulai nampak dengan  adanya upaya pembangunan infrastruktur yang mulai bergerak tahun ini.

Komentar

Loading...