Tanggapan Dirjen Bea dan Cukai Mengenai Kenaikan Harga Rokok

Tanggapan Dirjen Bea dan Cukai Mengenai Kenaikan Harga Rokok

470

Heru Pambudi yang saat ini menjabat sebagai Direktur Bea dan Cukai Kementrian Keuanan mengatakan bahwa berita mengenai kenaikan harga rokok yang mencapai harga 50 ribu pada beberapa waktu terakhir ini dinilai tidak relevan karena jika dihitung menurut presentase, kenaikan harga rokok mencapai 365%. Ia juga menungkapkan bahwa jika harga tersebut benar-benar akan direalisasikan, hal tersebut sama saja bahwa pemerintah egois dan hanya berpihak pada salah satu kepentingan saja.

Tanggapan Dirjen Bea dan Cukai Mengenai Kenaikan Harga Rokok“Kalau misalnya naiknya sampai Rp50 ribu sih ya tidak relevan. Karena kan itu secara presentase kenaikannya sampai 365%. Tidak adil untuk sebagian besar pihak. Saya kira semua harus kita perhatikan, faktornya banyak. Pertama concern mengenai kesehatan, kemudian industri rokok, kemudian distributor-distributor, pedagang-pedagang, dan juga kemudian masyarakat itu sendiri. Itu jumlahnya kalau ditotal dari supply chain lagi sekitar 6 juta, itu datanya dari beberapa sumber,” Ujar Heru yang ditemui di kantor Kemenkeu.

Ia juga menjelaskan, nantinya Komisi XI DPR RI akan memanggil Kementrian Keuangan terkait berita ini untuk berdiskusi dalam waktu dekat yg salah satunya adalah untuk membahas urusan cukai rokok. Pihaknya juga telah siap jika imintai penjelasan dari DPR mengenai hal ini.

Komentar

Loading...