Seberapa Banyak Gula yang Sebaiknya Dikonsumsi Anak-anak?

Seberapa Banyak Gula yang Sebaiknya Dikonsumsi Anak-anak?

123

Sudah menjadi rahasia umum jika umumnya anak-anak menyukai makanan atau minuman yang manis yang tentu saja didalamnya terkandung gula. Gula memang merupakan salah satu sumber energy yang baik untuk tubuh. Namun, meskipun smber energy yang kaya akan kaori, konsumsi gula berlebih setiap hari justri tidak baik untuk kesehatan karena aka meningkatkan resiko diabetes, obesitas dan bahkan kanker. Konsumsi makanan manis juga rentan membuat masalah bagi gigi dan mulut.

Seberapa Banyak Gula yang Sebaiknya Dikonsumsi Anak-anak Sudah jelas tak baik untuk orang dewasa, konsumsi gula berlebih juga sudah tentu juga tidak baik untuk anak-anak bahkan resiko yang ditimbulkan lebih besar dan lebih berbahaya. Para ahli kesehatan mengatakan bahwa orang tua harus selalu teliti dalam mengontrol konsumsi gula pada anak seperti yang dikutip pada asiantown.net yang menyebutkan bahwaanak-anak tidak boleh mengkonsumsi gula lebih dari 6 sdt tiap harinya.

Control asupan gula pada anak bukan hanya dari teh atau permen yang dikonsumsi lhoo. Namun asupan gula berlebih sangat memungkinkan terdapat pada minuman ringan dan kaleng seperti minuman bersoda, ice cream, snack, kue, roti dan juga pudding. Tak hanya itu, manisan dan cokelat yang merupakan camilan favorit bagi anak-anak juga memiliki resiko kandungan gula yang berlebih.  Jika konsumsi makanan seperti yang telah disebutkan tadi secara terus menerus tiap hari, kelak saat dewasa si anak akan sangat mungkin terserang penyakit yang berbahaya.

“Anak-anak perlu diberikan makanan yang sehat setiap harinya. Orang tua juga perlu memastikan anak tidak konsumsi gula berlebih. Ini tentu demi kesehatannya selanjutnya. Dalam sehari, idealnya anak tak konsumsi gula lebih dari 12 gram. Selain untuk mencegah risiko diabetes dan risiko sakit mematikan lainnya, ini juga mencegah anak mengalami obesitas di usianya yang masih sangat belia.”  Ujar Dr Miriam Vos dari Emory University School of Medicine di Atlanta. Ia juga menambhakan bahwa sebaiknya untuk anak usia dibawah dua tahun tidak memberikan makanan yang mengandung pemanis buatan dan jika ingin memberikan makanan manis, disarankan untuk memberikan makanan yang memang manis secara alami misalnya buah atau madu.

Komentar

Loading...