Jangan Sepelekan Tersedak, Bahayanya Bisa Sebabkan Kematian

Jangan Sepelekan Tersedak, Bahayanya Bisa Sebabkan Kematian

214

Tersedak merupakan suatu hal yang sangat berbahaya dan tidak boleh diremehkan atau disepelekan karena selama ini telah banyak kasus yang menyebutkan beberapa orang meninggal dunia akibat tersedak. Misalnya saja beberapa waktu yang lalu, berita duka menghampiri Komedin tanah air, Komeng yang baru saja kehilangan putrinya, Cantika yang baru berusia 10 tahun. Dari kabar yang beredar, putri Komeng tersebut meninggal dunia setelah tersedak.

Jangan Sepelekan Tersedak, Bahayanya Bisa Sebabkan KematianTersedak merupakan suatu kondisi dimana saluran nafas bagian atas tersumbat oleh makanan yang kita konsumsi atau benda lainnya. Karena terhambat, hal ini akan membuat seseorang kesulitasn untuk bernafas. Dalam hal kasus ringan, tersedak seringkali membuat kita batuk-batuk. Namun untuk kasus yang sudah besar, seseorang yang tersedak tidak hanya btuk namun juga ada kemungkinan ia mengalami kesulitan dalam bernafas hingga meninggal dunia.

Ketika seseorang tersedak, nafas akan terhambat dan tak ada oksigen yang masuk ke dalam paru-paru. Semantara itu, asupan oksigen yang tidak tercukupi akan berpengaruh pada otak karena otak sangat sensitif terhadap oksigen dan akan mulai mati dalam 4 sampai 5 menit. Dikutip dari emedicinehealth.com sebenarnya ada banyak penyebab dari tersedak. Salah satunya adalah tersumbatnya makanan atau benda lain di saluran kerongkongan. Tersedak juga bisa dipicu oleh gangguan saluran pencernaan baik atas mauun bawah. Gangguan  tersebut bisa menjadi gangguan di daerah rongga mulut, tenggorokan, lambng dan bahkan usus.

Oleh karena itu, jika seseorang tersedak sebaiknya segera diberikan pertolongan pertama agar mengurangi resiko kematian. Selain itu, ketika kita makan atau minum sebaiknya dilakukan dengan fokus. Disarankan pula agar membasahi tenggorokan sebelum makan agar makanan yang dimakan tidak tersumbat di tenggorokan atau kerongkongan. Jika kamu seringkali mengalami tersedak, sebaiknya segera lakukan konsultasi pada dokter.

Komentar

Loading...