Premium Minim Kualitas, Masyarakat beralih

Premium Minim Kualitas, Masyarakat beralih

163

Premium Minim Kualitas, Masyarakat beralihKesadaran masyarakat akan manfaat dari penggunaan bahan bakar minyak (BBM) berkualitas dan harga jual yang makin kompetitif membuat pola konsumsi BBM bergeser. Hal ini dapat diketahui dari Data PT Pertamina (Persero). Dimana menunjukkan, BBM jenis premium dengan kadar oktan 88 semakin ditinggalkan oleh konsumen.

Perusahaan Pertamina mencatat adanya peralihan konsumsi BBM jenis premium ke BBM dengan oktan yang lebih tinggi, seperti pertalite RON 90 dan pertamax RON 92.

Dan kini masyarakat mengakui besarnya perbedaan kualitas premium, dengan pertalite, apalagi dengan pertamax series seimbang dengan harga yang harus dibayarkan.

Untuk harga di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) dibanderol Rp6.450 per liter. Sedangkan untuk pertalite dibanderol Rp6.900 per liter dan pertamax dijual dengan harga Rp7.350 per liter.

Menurut Indra Saputra, sebagai Koordinator Wilayah Depok Honda Tiger Mailing List (HTML) menilai pergeseran konsumsi BBM juga didorong oleh semua jenis kendaraan bermotor baru yang diproduksi mengharuskan penggunaan BBM kualitas tinggi dengan RON di atas 90. Contohnya seperti pertamax plus yang tidak menimbulkan kotoran di keran bensin.

“Beda harga dan kualitas berpengaruh pada tenaga yang dihasilkan oleh motor. Sekarang kesadaran masyarakat untuk membeli BBM berkualitas juga meningkat,” jelasnya, Rabu (7/9).

Komaidi Notonegoro, Direktur Eksekutif Reforminer Institute, juga mengakui adanya pergeseran pola konsumsi dari nilai oktan 82 ke nilai oktan 90/92. Komaidi mengaku telah menggunakan BBM dengan RON 92 menyesuaikan spesifikasi dari kendaraan yang digunakan sehari-hari.Kebetulan jenis dan tipe kendaraan saya cocoknya demikian. Untuk motor saya juga gunakan

Komentar

Loading...