Getaran di Korea Utara, Diduga Akibat UJi Bom Nuklir

Getaran di Korea Utara, Diduga Akibat UJi Bom Nuklir

213

Getaran di Korea Utara, Diduga Akibat UJi Bom Nuklir

Hari Jumat waktu dini hari (9/9) di Korea Utara, terjadi gempa bumi “asing” berkekuatan 5,3 skala Richter. Jepang dan Korea Selatan memprediksi gempa terjadi akibat uji coba bom nuklir

Dilansir dari Reuters yang mengutip kantor berita Korea Selatan Yonhap, getaran tersebut berasal dari wilayah dekat daerah uji nuklir Punggye-ri.

Gempa ini terekam oleh Badan Geologi AS atau USGS dengan kekuatan 5,3 skala Richter dengan kedalaman dangkal, hampir di permukaan. Dicatat gempa tersebut terjadi dekat kota Sungjjibaegam, di Korea bagian Utara. Namun tidak tercatat adanya pergerakan lempeng bumi.

Pusat Jaringan Gempa di China juga menjumpai kejanggalan dari gempa ini. Mereka menduga getaran ini terjadi akibat ledakan.

Melihat dari lokasi dan besaran gempa, kemungkinan besar itu adalah uji nuklir. Yonhap juga menyatakan getaran itu sebagai “gempa buatan” yang mungkin adalah uji nuklir.
Stasiun berita NHK dicuplik AFP melaporkan Kementerian Pertahanan Jepang langsung menggerakkan pesawat untuk mengidentifikasi sampel udara untuk melihat apakah ada radiasi yang ditemukan.
Jika memang benar Korut melakukan uji nuklir maka Jepang akan “melancarkan protes keras terhadap Korut dan membawa masalah ini ke Dewan Keamanan PBB”, tegas Menteri Luar Negeri Fumio Kishida.

Jepang merupakan satu-satunya negara yang pernah merasakan penderitaan dihantam oleh bom nuklir pada akhir Perang Dunia I, yang melenyapkan nyawa ratusan ribu orang.

Sejak Januari uji terakhir pada Januari lalu, Korut terus melakukan stimulus dengan peluncuran rudal balistik.
Korea Utara telah diberikan lima sanksi oleh PBB semenjak pertama kali menguji nuklir pada tahun 2006.

Komentar

Loading...