Kesepakatan Amerika Serikat Berikan Bantuan Miliaran Dolar ke Israel

Kesepakatan Amerika Serikat Berikan Bantuan Miliaran Dolar ke Israel

224

Kesepakatan Amerika Serikat Berikan Bantuan Miliaran Dolar ke Israel

Pihak Amerika Serikat menjanjikan pertolongan militer terbanyak kepada Israel dalam rentang waktu 10 tahun ini. Bantuan yang diberikan Amerika Serikat sebesar US$38 miliar atau senilai dengan Rp501,3 triliun untuk meborong alat alat pertahanan negara yang canggih, pada Rabu (14/9).

Jacob Nagel selaku Penjabat penasihat keamanan nasional Israel, dan Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Tom Shannon, menandatangani perjanjian itu di Kementerian Luar Negeri AS, sebagai tanda mengakhiri persoalan berbulan-bulan tentang daftar rincian paket bantuan tersebut.

Hubungan antara Barack Obama, Presiden AS, dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu tidak terlalu kental, dan dalam beberapa minggu terakhir, Washington memberi sejumlah kritikannya terhadap pembangunan pemukiman Yahudi di daerah Palestina.

Untuk mendindingi rakyat Israel di daerah Timur Tengah yang tidak stabil, para pejabat dari kedua pihak menitikberatkan keinginan untuk mempertahankan ikatan di antara dua negara dan peran sentral sekutu militer,

“Selama negara Israel masih ada, Amerika Serikat selalu menjadi sahabat dan mitra terbaik Israel, fakta yang kembali ditegaskan hari ini,” tutur Obama.

Dilansir dari AFP, “Komitmen pada keamanan Israel tak tergoyahkan dan didasarkan pada perhatian tulus dan mengikat bagi kesejahteraan rakyat Israel dan masa depan Negara Israel,” ujar Obama.
Israel adalah penerima dana pertolongan militer terbesar dari Kementerian Luar Negeri AS, kemudian juga mendapatkan sejumlah bantuan dana langsung dari Pentagon untuk beberapa proyek tertentu.
Persetujuan tersebut melingkupi periode 2019 sampai 2028, dan AS memberi Israel pertolongan dana sebesar US$3,3 miliar atau senilai dengan Rp43,53 triliun per tahun, dengan kata lain naik dari saat ini US$3,1 miliar (sekitar Rp40,9 triliun), serta US500 ribu (sekitar Rp6,6 miliar) untuk pertahanan rudal.

Komentar

Loading...