Waspadai! Tanda Awal Anak Berisiko Tumbuh Pendek

Waspadai! Tanda Awal Anak Berisiko Tumbuh Pendek

120

Waspadai! Tanda Awal Anak Berisiko Tumbuh Pendek

Pertumbuhan harus dipantau tumbuh kembangnya. Anak dengan tinggi badan di bawah rata-rata anak seusianya ditakutkan akan berakibat buruk pada gangguan perkembangan otak, kemampuan kognitif dan metabolisme. Belum mengetahui tanda – tandanya? Yuk cek agar kita lebih waspada!
Dr dr Aman Bhakti Pulungan SpA (K) menerangkan bahwa “Tanda awal anak berisiko pendek itu jika tinggi badan di bawah persentil tiga, memiliki kecepatan tumbuh kurang dari empat centi meter per tahun dalam usia 4-10 tahun,” dalam acara International Growth Awareness Day 2016: Pentingnya Memonitor Pertumbuhan Anak pada Kamis (15/9/2016).
Disamping itu, ciri lainnya yakni anak mempunyai perkiraan tinggi dewasa di bawah potensi tinggi genetik dan kecepatan tumbuh menjadi lebih lambat setelah menginjak umur tiga tahun, sementara garis persentil pada kurva tinggi badan menyilang.

“Anak dikatakan berperawakan pendek kalau tinggi badannya di bawah dua standar deviasi (SD) atau di bawah persentil tiga kurva pertumbuhan,” ujar Dr Aman.

dr Aman juga menambahkan ciri tinggi badan normal pada masa kanak-kanak yaitu tinggi badan mengalami kenaikan 4,5 sampai 7 centimeter per tahun. Namun pada masa pubertas, wajar jika pertumbuhan anak sedikit melambat. “Kalau ciri tinggi normal pada masa pubertas yaitu meningkat 8 sampai 14 centimeter. Pertumbuhan pada masa pubertas juga dibantu oleh hormon pertumbuhan dan hormon pubertas,” tutur dr Aman.

Komentar

Loading...