Ikuti Gaya Ahok, Rizal Ramli : Siapapun Bekingnya Kita Sikat !!

Ikuti Gaya Ahok, Rizal Ramli : Siapapun Bekingnya Kita Sikat !!

992
memuat...
Rizal Ramli Sumber Gambar Google Image
Rizal Ramli Sumber Gambar Google Image

Harianpost.net – Menteri Kordinator Maritime Rizal Ramli yang baru saja dilantik kembali melemparkan pernyataan di media dengan akan menyikat siapapun oknum dan beking yang berada di pelabuhan.

Rizal Ramli mengaku telah mengetahui siapa pemain dibelakang pelabuhan tanjung priok untuk itu pihaknya telah bekerjasama dengan Kapolri Jendral Badrodin Haiti dan Panglima ABRI Gatot Nurmantyo. Pihaknya akan berkordinasi dengan membuat penandaan dipelabuhan tanjung priok dengan tanda merah dan hijau.

Untuk Jalur merah untuk para importir yang diduga bermasalah. Masalah yang dimaksud Rizal adalah spesifikasi barang yang tidak sesuai, sampai dengan secara sengaja menyimpan peti kemas di pelabuhan untuk menghemat biaya operasional.

“Jalur hijau itu importir terpercaya. Nyaris lewat begitu saja, tanpa pemeriksaan. Jadi, kita akan tingkatkan jumlah importir di jalur hijau,” ucap Rizal.

Selanjutnya, Rizal akan merevisi peraturan mengenai tarif penyimpanan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok. Menurut Rizal, masalah tarif ini menjadi salah satu penyebab banyaknya peti kemas yang disimpan di pelabuhan tersebut.

“Kami akan benahi pricing-nya agar jangan terlalu murah. Karena menyimpan di pelabuhan lebih murah dibanding disimpan di gudang swasta,” ujarnya.

Kemudian, Rizal akan meminta kementerian/lembaga lain untuk menambah fungsi kereta barang agar bisa beroperasi dari titik bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok. Ia yakin, proses pengiriman peti kemas akan semakin cepat dan murah dengan mengoptimalkan kereta barang.

Lebih lanjut, Rizal juga meminta sistem teknologi informasi di Pelabuhan Tanjung Priok diperkuat. Dengan sistem tersebut, Rizal menargetkan proses pencarian peti kemas semakin mudah dan menekan potensi permainan dari oknum tertentu.

“Bukan hanya hajar mafianya, tapi perbaiki sistemnya,” ucap Rizal.

Perbaikan proses dwell time menjadi tugas khusus yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada Rizal. Jokowi meminta Rizal membenahi proses dwell time menjadi 3-4 hari dari saat ini yang masih di atas 5 hari. sumber kompas.com

Komentar

Loading...