Gejala Alergi Obat Dan Cara Menyembuhkannya

Gejala Alergi Obat Dan Cara Menyembuhkannya

456
memuat...

Harianpost.co.id – Meskipun obat itu sifatnya bisa mengobati atau menyembuhkan penyakit, namun ada juga obat-obatan tertentu yang tidak bisa diterima oleh tubuh seseorang. Itu akibat dari sistem kekebalan tubuh penderita mengalami reaksi yang berlebihan pada obat yang digunakan. Tentu situasi seperti ini jelas berbeda dengan “efek samping” atau over dosis, kondisi ini sering disebut dengan alergi obat.

Gejala Alergi Obat
Gejala Alergi Obat

Reaksi yang berlebihan itu bisa terjadi karena sistem kekebalan tubuh pada seseorang melakukan perlawanan terjadap zat tertentu yang ada di dalam obat tersebut, karena zat pada obat itu dianggap oleh tubuh sebagai sesuatu yang akan menyakiti tubuh penderita alergi obat.

Untuk membedakan apakah penderita sakit itu sedang mengalami efek samping atau alergi pada obat, maka sangat perlu untuk mengetahui gejala-gejalanya. Kedua hal itu jelas memiliki tanda atau gejala yang berbeda. Reaksi yang timbul akibat dari alergi obat biasanya muncul bertahap tergantung pada sistem kekebalan tubuh yang membentuk antibodi, jika sistem kekebalan tubuh itu mampu membentuk antibodi dengan cepat maka reaksi atau gejala yang muncul juga akan tampak dengan cepat.

Ketika sistem kekebalan tubuh seseorang sudah mamput mendeteksi zat yang dianggap berbahaya bagi tubuh penderita, ketika itulah sistem kekebalan tubuh akan secara otomatis berusaha menyerang obat tersebut, akhirnya muncullah gejala-gejala alergi obat.

Pada umumnya, reaksi yang muncul akibat alergi obat itu ringan dan baru akan berhenti setelah sistem kekebalan tubuh mampu mentralisir zat tertentu yang ada dalam obat. Gejala itu akan kembali muncul jika penderita kembali minum obat yang sama. Untuk lebih jelasnya, berikut ini gejala-gejala alergi pada obat yang sering terjadi:

  • Kulit akan bentol-bentol atau ruam
  • Berlanjut dengan rasa gatal-gatal
  • Hidung sering mengeluarkan ingus
  • Dada terasa sesak yang akhirnya membuat penderita menjadi batuk-batuk
  • Mata mudah berair dan terasa gatal
  • Terjadinya pembengkakan pada bagian tubuh tertentu

Gejala-gejala alergi obat diatas tergolong ringan, akan tetapi kita tidak harus meremehkannya. Sebab jika hal itu terus dibiarkan maka alergi obat itu bisa semakin parah dan timbulnya kegagalan fungsi sistem kekebalan tubuh jika zat pada obat itu terlalu kuat sedangkan sistem kekebalan tubuh tidak melawannya.

Jika sudah begitu, maka diperlukan penanganan yang serius dan secepat mungkin. Jadi, sebelum terlambat ada baiknya kita melakukan pencegahan untuk mengobati alergi obat sejak muncul gejala-gejala ringan alergi obat. Perhatikan langkah-langkah untuk mengobati alergi obat berikut ini:

Berhenti minum obat yang menyebabkan alergi

Penanganan pertama yang perlu kita lakukan tentu dengan menghentikan pemakaian obat yang menyebabkan alergi. Di atas tadi suda sedikit dijelaskan bahwa gejala alergi obat akan berhenti ketika penderita juga menghentikan penggunaan obat tersebut.

Memberikan antihistamin pada penderita alergi obat

Ini dimaksudkan untuk menon-aktifkan sistem kekebalan tubuh yang menolak obat tersebut bereaksi untuk menyembuhkan suatu penyakit.

Memberikan suntikan epinefrin

Pemberian suntik epinefrin ini khusus bagi penderita yang mengalami anafilaksis. Untuk penderita yang mengalami hal ini, baiknya melakukan pengobatan dirumah sakit agar bisa mendapatkan penanganan dari dokter dan bisa memantau untuk mendapatkan bantuan secepat mungkin.

Ketiga langkah diatas adalah upaya untuk mengobati pasien atau penderita sakit ketika  mengalami alergi obat. (www.harianpost.co.id)

Komentar

Loading...