Kehamilan Ektopik – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Kehamilan Ektopik – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

271
memuat...

Harianpost.co.id – Sudah pernah mendengar tentang kehamilan ektopik? Bagi anda yang sudah pernah melahirkan mungkin pernah mendengarnya tapi bagi mereka yang belum pernah melahirkan hampir bisa dipastikan mereka tidak akan tahu apa itu kehamilan ektopik. Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang terjadi tidak di dalam rahim disebabkan karena sel telur yang telah dibuahi melekat di tempat lain. Di dalam beberapa kasus, Kehamilan ektopik ini terkadang juga bisa sangat mengerikan sebab bisa menyebabkan kematian.

Kehamilan Ektopik
Kehamilan Ektopik

Hal itu disebabkan karena kehamilan diluar rahim dan embrio yang telah terbentuk di dalam tuna fallopi mengalami perkembangan yang kemudian akan pecah. Jika sudah begitu, maka orang tersebut akan sangat sulit untuk hamil kembali, atau kemungkinan akan terjadi kehamilan ektopik yang berikutnya bahkan bisa menyebabkan kematian.

Penyebab kehamilan ektopik:

  1. Faktor hormon
  2. Genetika
  3. Cacat bawaan /sejak lahir
  4. Masalah organ reproduksi
  5. Penularan penyakit menular sexual
  6. Kebiasaan dan gaya hidup buruk
  7. Sudah pernah mengalami kehamilan ektopik
  8. Usia wanita diatas usia 35 tahunads
  9. Pernah operasi panggul
  10. Riwayat endometriosis
  11. Pemakaian alat kontrasepsi
  12. Mengkonsumsim obat kesuburan /obat hormon
  13. Memiliki masalah pada saluran tuba
  14. Keputihan

Gejala Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik pada awalnya sama sekali tidak menimbulkan gejala apapun atau ibu yang hamil itu tidak akan merasakan tanda apa-apa. Kehamilan ektopik baru bisa dirasakan ketika usia kehamilannya sudah tua atau ukuran perutnya sudah mulai membesar. Pada saat itulah akan muncul beberapa gejala yang tentu sangat meresahkan. Berikut ini adalah beberapa gejala kehamilan ektopik yang perlu anda waspadai:

  1. Tekanan darah rendah
  2. Siklus mentruasi terhenti
  3. Nyeri payudara
  4. Sering buang air kecil
  5. Tubuh kelelahan
  6. Masalah jantung
  7. Terserang diare
  8. Usus bermasalah
  9. Perut terasa nyeri pada satu sisi
  10. Rasa nyeri beberapa bagian tubuh secara bersamaan
  11. Bercak darah
  12. Masalah psikologi
  13. Dubur bermasalah

Cara mencegah Kehamilan Ektopik

  1. Sebisa mungkin hindari untuk melakukan program hamil ketika usia anda sudah menginjak 35 tahun keatas. Sebab pada usia tersebut rahim wanita akan mengalami kemunduran hormone tubuh secara alami, elastisitas dinding rahim juga akan mengalami penurunan, kesuburan sel telur akan berkurang bahkan kekuatan rahim juga tentu akan jauh berkurang.
  2. Merubah gaya hidup menjadi lebih sehat dan lebih baik lagi, jika anda adalah wanita perokok, maka jangan merokok lagi sebab itu sangat membahayakan bagi rahim. Tingkatkan kualitas nutrisi dalam tubuh anda dengan mengkonsumsi makanan-makanan bernutrisi.
  3. Menjauhi semua aktifitas yang bisa menimbulkan infeksi pada rahim atau sesuatu yang bisa menimbulkan penularan infeksi penyakit menular ketika berhubungan seks. Maka dari itu jauhi kebiasaan berganti-ganti pasangan seks (bagi wanita yang suka melakukannya).
  4. Jauhi obat-obatan yang berfungsi untuk meningkatkan hormone atau sejenis obat kesuburan jika tanpa resep dari dokter. Jadi lebih baik anda mengkonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter ahli ketika anda ingin menggunakannya.

Pengobatan pada kehamilan ektopik:

  1. Dokter akan memberikan injeksi dengan obat jenis methotrxate dengan maksud untuk memblokir pertumbuhan embrio yang akan menyebar dan membesar.
  2. Dokter akan melakukan prosedur pengeluaran embrio dengan cara operasi (laparaskopi ) dari saluran telur jika ternyata saluran tersebut kondisinya masih utuh.
  3. Dokter akan melakukan tindakan Salpingektomi yaitu pembedahan untuk mengangkat salah satu atau kedua tuba fallopi tetapi tidak mengikutsertakan rahim dan sel sel telur yang terdapat di indung telur. (www.harianpost.co.id)

Save

Komentar

Loading...