Penyakit Antraks – Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Penyakit Antraks – Penyebab, Gejala dan Pengobatan

145
memuat...

Harianpost.co.id – Penyakit antraks merupakan sebuah penyakit akibat dari serangan infeksi bakteri yang sangat serius, penyakit ini tak hanya menyerang kulit  saja akan tetapi juga menyerang paru-paru tetapi juga system pencernaan. Penyakit antraks ini tergolong penyakit yang sangat berbahaya sekali jika tidak segera mendapatkan penanganan sebab bisa membahayakan nyawa penderitanya, jadi penyakit antraks benar-benar tidak boleh dianggap remeh.

Penyakit Antraks
Penyakit Antraks

Penyakit antraks ini disebabkan oleh bakteri bernama Bacilius anthracis yang menjadikan penyakit ini sebagai penghasil spora tak aktif atau biasa disebut dengan dorman yang hidup di tanah. Spora tersebut berubah menjadi spora aktif ketika masuk ke dalam tubuh manusia atau hewan. Jika sudah begitu maka spora tak aktif itu kemudian melakukan pembelahan diri yang kemudian memproduksi racun dan menyebarkannya hingga ke seluruh bagian tubuh manusia.

Penyakit antraks sangat jarang sekali terjadi dan jarang dialami oleh orang-orang kecuali mereka yang terlalu sering berdekatan dengan hewan setiap harinya, terutama hewan ternak. Yang lebih mengerikan lagi, penularan penyakit antraks in ibis terjadi melalui kontak daging, wol, atau mungkin kulit binatang yang sudah terinfeksi oleh bakteri penyebab penyakit antraks. Sedangkan mereka yang paling berpotensi terkena serangan penyakit antraks adalah dokter hewan, petani hewan atau pekerja laboratorium.

Penyebab penyakit Antraks

Seperti yang sudah sedikit dijelaskan diatas tadi bahwa penyakit antraks ini disebabkan karena serangan dar ibakteri bernama Bacilius anthracis, bakteri tersebut ketika dilihat dengan mikrosop akan tampak seperti batang yang berukuran besar. Bakteri tersebut juga sering disebut dengan spora yang biasanya hidup di tanah.

Perlu kita tahu bahwa spora jenis ini merupakan spora yang sangat sulit sekali dihancurkan dan mampu bertahan hidup di dalam tanah selama kurang lebih 48 tahun. Sedangkan cara mereka menginfeksi manusia ada dengan menyebarkan infeksi melalui kulit seperti kebanyakan kasus yang terjadi.

Gejala penyakit Antraks

Dari semua kasus penyakit antraks yang pernah terjadi, gejala penyakit antraks ini akan terlihat selama satu minggu setelah paparan dengan bakteri yang menyerang penderitanya. Akan tetapi jika penularannya tersebut melalui udara biasanya gejala penyakit antraks baru akan terlihat setelah beberapa minggu setelah terhirupnya spora bakteri ke dalam tubuh manusia. Berikut ini adalah beberapa gejala penyakit antraks berdasarkan dari cara penularannya:

  • Antraks Kulit

Antraks jenis ini merupakan penyakit antraks yang mana penderita akan terinfeksi oleh bakteri melalui luka yang terbuka. Dan gejalanya adalah biasanya penderita akan mengalami benjolan pada area yang terkena infeksi, benjolan tersebut pada akhirnya akan berubah menjadi borok.

  • Antraks Gastrointestinal

Penyakit antraks jenis ini penularannya melalui proses konsumsi daging hewan yang sudah terinfeksi bakteri penyakit antraks. Gejalanya, penderita akan merasakan mual dan muntah, sakit kepala, diare parah, demam dan selera makan semakin menurun.

  • Antraks Injeksi

Penyakit antraks jenis ini merupakan penyakit antraks yang disebabkan karena injeksi dari obat-obatan terlarang atau narkoba. Gejala yang sering dikeluhkan daro penyakit antraks jenis ini adalah timbul warna kemerah-merahan pada sekitar bagian tubuh yang sering disuntik, syok, bengkak-bengkak, meningitis serta terjadi kegagalan multi organ yang bisa membahayakan jiwa penderitanya.

  • Antraks Inhalasi

Penularan antraks inhalasi ini terjadi ketika penderitanya menghirup spora antraks, penderita antraks jenis ini harus berhati-hati sebab antraks inhalasi benar-benar sangat berbahay sekali dan termasuk jenis antraks paling mematikan. Sementara itu gejala awalnya lebih ringan dari pada gejala antraks lainnya, yaitu hanya mirip seperti flu saja tapi efeknya paling mematikan.

Cara Mengobati penyakit antraks

Untuk mengobati penyakit antraks penderita memerlukan suntikan antibiotic tertentu, suntikan antibiotic tersebut biasanya terdiri dari ciprofloxacin, levofloxacin, dan doxycycline. Sedangkan obat antraks tersebut akan memberikan hasil yang sangat efektif sekali jika diberikan secepat mungkin sejak awal penderita terkena penyakit antraks, jadi ketika terjadi gejala-gejala serangan antraks, maka ada baiknya langsung ditangani agar tidak terjadi hal-hal buruk.

Pemberian antibiotic itu akan diberikan selama dua bulan lamanya agar antraks tidak mudah kambuh dan akhirnya mati. Jika penderita tidak segera mendapatkan penanganan maka antraks juga akan semakin sulit diobati sebab kondisinya lebih serius, yang bisa berujung pada kematian. Selain memberikan antibiotic, pemberian vaksin juga sangat diperlukan oleh para penderita penyakit antraks. (www.harianpost.co.id)

Komentar

Loading...