JYP Akan Ambil Jalur Hukum Untuk Pengguna Ilbe yang Mengancam Mina TWICE

JYP Akan Ambil Jalur Hukum Untuk Pengguna Ilbe yang Mengancam Mina TWICE

131
memuat...

Harianpost.co.idPada tanggal 13 Juni, seorang pengguna Ilbe menuliskan sebuah postingan tentang ancaman akan membunuh Mina TWICE. Ilbe adalah sebuah komunitas online dengan pandangan politik yang terkadang berisi konten yang mengganggu dan berisi kebencian.

Postingan tersebut menyertakan foto tangan pengguna dan pisau dapur besar yang berada di dekat pergelangan tangan. Pengguna tersebut menuliskan, “Jika Anda tidak menampar pacarmu dan merobek mulutnya, aku akan membunuhmu.” Kemudian postingan tersebut  dihapus, namun sayangnya screenshot dari postingan tersebut telah menyebar luas secara online dengan banyak kekhawatiran tentang Mina.

Pengguna Ilbe tersebut kemudian mengirimkan permintaan maaf yang ditulis tangan dan menuliskan, “Saya menulis postingan tanpa mempertimbangkan bahwa ini akan menjadi ancaman bagi orang yang terlibat langsung dan menimbulkan rasa takut. Saya ingin meminta pengampunan saat saya dengan sedih meminta maaf kepada Mina dan penggemar TWICE setelah terlambat menyadari bahwa ini sangat mengejutkan.”

Beberapa waktu setelah postingan tersebut beredar secara luas, pihak agensi Mina, JYP Entertainment mengeluarkan pernyataan resmi mereka dengan mengatakan, “Halo, ini JYP Entertainment. Setelah berdiskusi dengan tim hukum kami, postingan yang dibuat pada tanggal 13 Mei oleh pengguna Ilbe yang berisi ancaman terhadap Mina TWICE, kami menyampaikan bahwa kami akan mengajukan tuntutan sipil dan kriminal. Tidak akan ada keringanan hukuman penjara. Juga, kita akan bersikap keras terhadap kejadian serupa di masa depan dengan bantuan semua aspek tindakan hukum yang mungkin dilakukan.”

Beberapa waktu yang lalu, JYP Entertainment juga telah memposting sebuah pernyataan resmi mengenai tindakan hukum yang tegas untuk melawan desas-desus, pernyataan palsu, penghinaan, dan pelecehan seksual terhadap para artis dibawah naungan agensi mereka.

Komentar

Loading...