KamuHarusTau: Mall Mewah Ini Berubah Jadi Tempat Penjara

KamuHarusTau: Mall Mewah Ini Berubah Jadi Tempat Penjara

401
memuat...

Harianpost.co.id – Di daerah Carcaras Venezuela telah berdiri sebuah bangunan besar nan megah, bangunan tersebut ternyata telah berdiri di tengah-tengah pemukiman yang sangat kumuh sekali. Nama bangunan itu adalah El Helicoide, sebuah bangunan yang mempunyai desain arsitektur unik yang memiliki jalanan melingkat dan di bagian paling atas terdapat sebuah kubah besar sekali.

Mall Mewah yang Beralih fungsi jadi penjara
Mall Mewah yang Beralih fungsi jadi penjara

Proyek bangunan ini ternyata telah mulai dibangun pada tahun 1590-an oleh tiga orang arsitektur terkenal bernama Pedro Neuberger, Dik Bronhorst dan Jorge Romero Gutierrez. Ketiga arsitektur itu bekerja atas perintah diktator terkenal Venezuela yang sekaligus menjabat sebagai presiden saat itu, namanya adalah Marcoz Perez Jimenez.

Pada awalnya, El Helicoide ini dibangun dengan fungsi sebagai mal mewah yang memiliki konsep drive thru. Ini merupakan konsep bangunan mall pertama yang ada di dunia. Uniknya lagi, bangunan ini lengkap dengan jalan spiral dengan panjang sekitar 2.5 mil, model jalanannya naik turun. Pengunjung mall bahkan bisa langsung parkir kendaraan di depan toko yang ingin mereka kunjungi.

Terhitung ada lebih dari 300 ruangan toko yang ada di dalam mall tersebut. Tak hanya toko saja, di dalam bangunan megah itu juga ada hotel berbintang 5, bioskop yang memiliki tujuh layar, ruangan untuk pameran, gym, kolam renang dan masih banyak lagi fasilitas-fasilitas keren lainnya. Sayangnya, proyek ini macet ketika diktator Perez Jimenez lengser dari jabatannya sehingga membuat para arsitektur handal tersebut kehilangan dana untuk merampungkan bangunan tersebut.

Di sisi lain, pemerintah baru Venezuela tidak ingin melanjutkan proyek yang sudah hampir jadi itu sebab bangunan tersebut masih berhubungan dengan rezim sebelumnya. Yang akhirnya membuat pembangunan proyek mall ini bangkrut dan diambil alih oleh pemerintah yang baru. Karena tempat itu sangat luas dan tidak terpakai, bangunan yang digadang-gadangkan akan menjadi bangunan mall termegah di dunia itu menjadi sarang perdagangan narkoba dan seks. Sebab hanya dalam waktu tiga tahun, ada sekitar 10 ribu lebih orang ilegal bebas menampati bangunan tersebut.

Hingga pada tahun 1984 bangunan El Helicoide itu diambil oleh polisi inteljen Venezuela dan kemudian berubah fungsi menjadi kantor pusat inteljen. Kamar-kamar yang tadinya kosong dan tak terhitung jumlahnya itu akhirnya digunakan sebagai sel tahanan hingga sekarang. (www.harianpost.co.id)

Komentar

Loading...