Daftar Wisata Hutan Mangrove Terbaik di Jawa Timur dan Paling Instagramable

Daftar Wisata Hutan Mangrove Terbaik di Jawa Timur dan Paling Instagramable

456
memuat...

Harianpost.co.id – Jawa Timur memang terkenal memiliki banyak sekali objek wisata pantai yang indah sekali terutama yang terletak di jalur lintas selatan. Akan tetapi di kawasan gunung semeru, gunung kelud dan gunung semeru banyak sekali terdapat wisata di kawasan pesisir berupa hamparan hutan mangrove yang telah dikelola dengan baik oleh pemerintah untuk kepentingan lingkungan dan masyarakat.

Total terdapat lima hutan mangrove di jawa timur yang sudah terkenal dan tetap hijau dengan sangat baik sekali. Beberapa diantara kelima hutan mangrove tersebut memang benar-benar mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah sehingga terdapat fasilitas yang sangat baik dan menarik sekali untuk dikunjungi. Oke, berikut ini adalah daftar wisata hutan mangrove di jawa timur yang paling menarik dan paling instagramable:

Ekowisata Mangrove Wonorejo

Ekowisata Mangrove Wonorejo
Ekowisata Mangrove Wonorejo

Letaknya ada di Surabaya, hutan mangrove wonorejo ini awalnya memang kurang mendapatkan perhatian. Akan tetapi setelah dilihat-lihat ada potensi besardi bidang wisata maka hutan mangrove wonorejo ini akhirnya dimanfaatkan dengan baik dan mulai dikelola oleh pemerintah. Pengelolaan itu diawali dengan pembangunan jembatan-jembatan untuk para pengunjung, restoran, bahkan juga penyediaan perahu motor bagi yang ingin berkeliling menggunakan perahu. Luas hutan mangrove wonorejo ini sekitar 200 hektar lebih, bahkan kawasan hutan mangrove wonorejo ini kabarnya menjadi hutan mangrove terbesar di jawa timur.

BeeJay Bakau Resort (BJBR)

BeeJay Bakau Resort
BeeJay Bakau Resort

BeeJay Bakau Resort ini merupakan salah satu objek wisata kebanggan kota probolinggo yang sejauh ini bisa menarik banyak sekali wisatawan. BeeJay Bakau Resort mulai resmi dibuka pada tahun 2013 dan sudah sukses menjadi tempat favorit para wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan mereka. Di sini kalian bahkan akan menemukan banyak sekali spot-spot keren untuk foto atau selfie. Perlu kalian tahu bahwa sebelumnya BeeJay Bakau Resort ini merupakan tempat kumuh dan penuh dengan sampah. Akan tetapi karena pemerintah setempat telah bekerja secara total dan maksimal, hasilnya sangat sepadan. Banyak fasilitas menarik di dalamnya seperti restoran, jembatan-jembatan, hiburan, bahkan tempat ini juga buka ketika malam hari dengan hiasan-hiasan lampu yang sangat cantik sekali.

Wisata Mangrove Gunung Anyar

Wisata Mangrove Gunung Anyar
Wisata Mangrove Gunung Anyar

Kisahnya hampir mirip dengan hutan mangrove wonorejo, Mangrove Gunung Anyar ini juga awalnya kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah dan akhirnya dikelola dengan baik. Di dalam hutan Mangrove Gunung Anyar ini juga sudah dibangun jembatan yang sangat panjang sekali, ada juga beberapa fasilitas lainnya seperti tempat istirahat serta rumah makan yang bisa kalian jumpai di dalam hutan.

Menariknya, kalian bisa berkeliling di dalam hutan Mangrove Gunung Anyar menggunakan perahu nelayan yang bisa kalian sewa dengan harga 50 ribu rupiah sekali keliling hingga tembus ke laut.

Ekowisata Mangrove Cengkrong

Ekowisata Mangrove Cengkrong
Ekowisata Mangrove Cengkrong

Kota trenggalek ternyata juga tidak hanya terkenal dengan wisata pantainya, sebab Trenggalek juga punya wisata hutan Mangrove Cengkrong, meskipun tidak terlalu luas akan tetapi wisata hutan Mangrove Cengkrong ini menawarkan keindahan tersendiri, letaknya sekitar 500 meter dari pantai cengkrong dan sekarang hutan Mangrove Cengkrong ini sudah banyak dikunjungi oleh para wisatawan lokal maupun interlokal atau luar kota.

Di dalam hutan Mangrove Cengkrong ini ada satu jembatan unik, sebenarnya modelnya biasa-biasa saja akan tetapi yang bikin penasaran adalah namanya. Ya, namanya adalah jembatan galau. Tidak ada sejarah mengenai pemberian nama jembatan tersebut, diberi nama sedemkian rupa hanya agar pengunjung tertarik untuk melewati jembatan tersebut.

Mangrove Ujungpangkah

Mangrove Ujungpangkah
Mangrove Ujungpangkah

Pada awalnya, warga setempat tidak pernah menyangka jika pengelolaan yang mereka lakukan itu akhirnya malah akan membuahkan hasil diluar dugaan menjadi tempat wisata. Warga setempat awalnya hanya ingin menanam tumbuhan bakau dengan maksud untuk mengatasi abrasi air laut semata. Akan tetapi perlahan-lahan apa yang mereka lakukan itu ternyata justru menarik perhatian wisatawan. Jembatan-jembatan mulai dibangun ketika Mangrove Ujungpangkah ini mulai terkenal sebagai tempat wisata dan sudah rutin dikunjungi oleh wisatawan khususnya para remaja. (www.harianpost.co.id)

Komentar

Loading...