Penyebab Susah BAB saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Penyebab Susah BAB saat Hamil dan Cara Mengatasinya

156
memuat...

Harianpost.co.id – Susah BAB (Buang Air Besar) ketika hamil memang menjadi sesuatu yang sudah umum dan sangat sering dialami oleh wanita ketika masa kehamilan. Bahkan ketika usia kehamilan semakin bertambah, biasanya kesulitan untuk buang air besar juga semakin bertambah juga sehingga menyebabkan aktifitas ibu hamil menjadi kurang maksimal karena tidak nyaman.

Penyebab Susah BAB saat Hamil dan Cara Mengatasinya
Penyebab Susah BAB saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Berikut ini adalah beberapa penyebab susah BAB saat hamil yang perlu anda ketahui dan bisa anda buat pelajaran agar anda bisa mengantisipasinya:

Masalah Hormonal

Perubahan hormonal menjadi salah satu penyebab wanita hamil mengalami sembelit dan susah buang air besar saat tiga bulan pertama usia kehamilan mereka. Perubahan hormonal ini mengakibatkan pergerakan usus menjadi lebih lambat dar isebelumnya atau dari biasanya. Dikarenakan gerakan otot halus menjadi semakin lambat atau rileks, maka fungsi otot itupun juga menjadi lebih lambat dan pada akhirnya mempengaruhi otot halus lainnya seperti yang ada pada lambung.

Kurang Minum Air Putih

Kurang minum juga bisa menjadi faktor utama wanita hamil mengalami susah BAB, hal ini juga berlaku pada seseorang yang tidak hamil. Seseorang yang di dalam tubuhnya kekurangan cairan maka sudah bisa dipastikan akan sering mengalami sembelit atau susah BAB.

Rahim Membesar

Wanita hamil tentu saja janinya akan selalu berkembang menjadi lebih besar, hal itu seiring dengan membesarnya ukuran rahim dan ini juga menjadi faktor penyebab susah BAB. Sebab ketika rahim mengalami pembesaran ukuran, maka pembuluh darah balik panggul juga akan mendapatkan tekanan sekaligus vena cava inferior. Pada saat kinerja dua pembuluh darah tersebut mendapatkan tekanan dari pembesaran rahim itu tadi, maka secara otomatis usus halus dan usus besarnya kinerjanya akan mendapatkan hambatan.

Rektum Tertekan

Tertekannya rectum ini juga adalah akibat dari membesarnya ukuran rahim tadi, dan ternyata tekanan dari pembesaran ukuran rahim itu tidak hanya berakibat pada kinerja usus akan tetapi rectum juga mengalami hal yang sama. Akibatnya, proses sekresi  tinja akan mengalami hambatan dan menjadi tidak lancar seperti biasanya.

Kurang Bergerak

Sudah banyak dokter yang menyarankan bahwa ketika hamil seorang wanita harus waspada terhadap rasa capek atau lelah, sebab hal itu bisa berakibat fatal pada perkembangan janinnya. Akan tetapi kebanyakan wanita hamil ketika usia kehamilannya semakin tua, mereka biasanya juga akan semakin malas untuk beraktifitas. Hal itu disebabkan karena berat badan tubuh juga semakin bertambah.

Akan tetapi walaupun dokter menyarankan untuk tidak terlalu lelah bukan berarti kita harus tanpa aktifitas, sebab jika kita sama sekali tidak bergerak maka akan membuat kita semakin susah BAB.

Kurang Olahraga

Kembali lagi kita membahas tentang hal yang berkaitan dengan kurang bergerak tadi, anda jangan salah paham dulu untuk mengartikan tidak oleh terlalu capek atau lelah itu artinya kita tidak boleh bergerak. Menggerakkan organ-organ tubuh tetap diperlukan hanya saja jangan sampai kita merasa terlalu lelah. Sewajarnya saja dan ketahui batasan-batasan amannya. Seperti olah raga, kita harus tetap melakukannya meskipun hanya gerakan-gerakan ringan untuk menghindari susah BAB. Sebab otot-otot yang kaku juga bisa menjadi penyebab susah BAB.

Kurangnya Asupan Serat

Kita tentu sudah tahu bahwa serat merupakan nutrisi yang akan membantu memperlancar buang air besar. Saat wanita hamil mengalami susah BAB, dengan kekurangan serat akan menambah resiko susah BAB semakin lama. Jadi selain memperbanyak minum air putih, baiknya tambah asupan serat untuk memperlancar BAB anda.

Cara Mengatasi Sulit BAB pada Masa Kehamilan

Dan jika anda adalah salah satu dari banyaknya wanita hamil yang mengalami kasus susah BAB, maka sebaiknya anda segera mengatasinya dengan cara-cara seperti yang akan kami sebutkan dibawah ini agar masalah susah BAB segera teratasi dan tidak mengganggu aktifitas anda serta kesehatan anda.

  • Mengonsumsi serat
  • Menghindari makanan tak berserat
  • Tidak makan sampai kekenyangan
  • Tidak menunda hasrat ingin BAB
  • Minum banyak air putih
  • Berolahraga
  • Mengonsumsi makanan probiotik
  • Menghindari asupan zat besi terlalu banyak
  • Memeriksakan diri ke dokter. (www.harianpost.co.id)

Komentar

Loading...