MotoGP: Lorenzo Incar Ducati, Yamaha Masih Enggan Lepas Pebalap Tercepatnya

MotoGP: Lorenzo Incar Ducati, Yamaha Masih Enggan Lepas Pebalap Tercepatnya

394
memuat...
Jelang-GP-Amerika-Serikat-Lorenzo-Minta-Ganti-Ban-Super-Lembut
Jorge Lorenzo

Harianpost.co.id – Isu tentang hancurnya duet Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo di tim Movistar Yamaha semakin jelas terlihat. Kabarnya Lorenzo mantap untuk meninggalkan Yamaha untuk beralih ke tim yang lebih baik lagi menurut dirinya.

Bekerja sama selama delapan tahun membuat Yamah enggan melepaskan Lorenzo. Lin Javis selaku bos Yamaha mengakui jika timnya gagal meyakinkan Lorenzo untuk tetap tinggal di tim Garpu Tala ini. Seperti yang dikutip dari Marca, Kamis (7/4), Yamaha sudah berusaha untuk menahan Lorenzo apalagi musim lalu Lorenzo menjadi bintang untuk timnya.

“Tentu saja kami tertarik menjaga Lorenzo, tidak perlu diragukan lagi. Di asudah menunjukkan dirinya pebalap tercepat. Sebelumnya dipegang Marc Marquez, tapi dia bisa melewatinya,” kata Javis.

Mungkin nama Rossi sebagai pebalap Yamaha lebih populer dari Lorenzo, namun performa Lorenzo tidak kalah saing dengan The Doctor. Javis meyangkan kerja sama dan kekompakan tim yang sudah dibangun akhirnya harus kandas juga.

“Tahun lalu meski Rossi memimpin balapan hingga akhir, Lorenzo tetaplah pebalap tercepat di trek. Kami sudah bekerja sama dengannya selama delapan tahun dan itu jadi sangat hebat bisa bekerja dengan orang yang sama dalam waktu lama. Jadi, mengapa kami meninggalkannya?” tegas Javis.

Meski demikian Javis tidak memungkiri jika Lorenzo sudah membulatkan tekatnya untuk pensiun lebih dini dari Yamaha. Jikapun memang benar Lorenzo tidak mau memperpanjang kontrak,tim Yamaha tetap akan bertahan dan mengoptimalkan usaha hingga khir musim ini.

“Jika dia (Lorenzo) pergi, kami akan memperlakukannyasecara optimal sampai balapan terakhir,” pungkas Javis.

Tentang keputusan Lorenzo berhenti menjadi pebalap Yamaha, Ducati kabarnya sudah bersiap-siap untuk mewadahi Lorenzo bahkan dengan gaji yang bombastis.

Komentar

Loading...