Bocah Perempuan 13 Tahun Dijual Bibinya Untuk Melacur

Bocah Perempuan 13 Tahun Dijual Bibinya Untuk Melacur

126
memuat...
SA saat ditemui oleh Kasat Reskrim Polres Tulungagung
SA saat ditemui oleh Kasat Reskrim Polres Tulungagung

Harianpost.co.id – Seorang remaja putri berusia 13 tahun dengan inisial SA terlihat sedang menangis seseunggukan ketika dijemput oleh perugas kepolisian kecamatan kedungwaru pada hari Sabtu tanggal 02 Desember 2017. Wajar jika SA terus-menerus menangis sebab di usianya yang masih sangat belia dirinya sudah dilacurkan oleh seorang mucikari bernama Jarni yang tak lain adalah bibinya sendiri. Sementara SA sebenarnya berasal dari Kecamatan Bendungan Trenggalek.

Sebelum ini SA sebenarnya tinggal di Palembang bersama dengan ibu kandungnya, akan tetapi saat ini ibu kandung SA diketahui sedang mengalami stroke. Dia dititipkan oleh aya tiri SA yang tak lain adalah kakak dari Jarni. Akan tetapi sungguh mengejutkan ketika salah seorang warga mengatakan kalau SA sudah dijual oleh Jarni kepada laki-laki hidung belang. Jarni menjual SA kepada seorang laki-laki asal Blitar dengan harga 1 juta rupiah. Yang lebih miris lagi adalah laki-laki yang membeli SA tersebut diketahui hendak pergi haji.

“Sebelumnya dia ditawari kerja di toko pakaian. Tapi setelah beberapa hari anak itu ternyata malah dijual,” ucap warga yang enggan disebutkan namanya itu. Kasat Reskrim Polres Tulungagung mengatakan bahwa pihak polisi sudah menangkap Jarni dan pria hidung belang tersebut, keduanya sekaran gini sudah ditahan.

Pihak kepolisian juga menemukan barang bukti berupa uang sisa transaksi serta pakaian milik SA. Setelah ini polisi rencananya juga akan melakukan visum untuk menguatkan bukti bahwa dalam kasus ini telah terjadi kasus pencabulan terhadap SA.

Jarni sebelumnya sempat berdalih bahwa dirinya tidak pernah memaksa SA agar mau melayani orang lain, dia mengatakan bahwa SA juga mau melakukannya. Akan tetapi dari pengakuan SA sepertinya apa yang dilakukan oleh Jarni adalah bohong. Setelah dirinya ketahuan bohong barulah Jarni mengaku menyesal telah menjual SA. (www.harianpost.co.id)

Komentar

Loading...