Daftar Wisata Petung Sewu Malang Yang Sayang Untuk Dilewatkan

Daftar Wisata Petung Sewu Malang Yang Sayang Untuk Dilewatkan

1319
memuat...
Coban Parang Tejo
Coban Parang Tejo

Harianpost.co.id – Kota Malang Raya sepertinya masih menyimpan banyak sekali tempat-tempat wisata menarik yang sangat sayang sekali untuk dilewatkan begitu saja. Bagaimana tidak, terkenal dengan cuaca sejuknya yang tak pernah habis, kota Malang selalu bisa memanjakan wisatawan dengan berbagai macam tempat wisata baru di malang yang tak kalah menariknya dengan wisata-wisata populer di malang yang sudah lebih dulu terkenal seperti Jatim Park, Gunung Bromo, Batu dan lain sebagainya.

Salah satu kecamatan di kota malang bernama Dau ini juga ternyata menyimpan potensi wisata alam yang bisa dijadikan sebagai alternative ketika liburan kuliah atau sekolah tiba bersama dengan teman-teman atau keluarga tercinta. Ada banyak sekali hal menarik yang bisa kalian dapatkan di tempat-tempat wisata yang ada di kabupaten Dau ini. Lebih lengkapnya, berikut ini adalah daftar tempat wisata di petung sewu malang:

Coban Parang Tejo

Coban adalah sebutan orang-orang malang untuk air terjun, tepatnya di lereng gunung butak dusun princi desa gadingkulon kecamatan Dau, ada sebuah air terjun bernama Coban Parang Tejo. Air terjun Parang Tejoini memiliki ketinggian sekitar 100 meter dengan volume air yang tidak begitu deras dan mengucur dengan begitu lembut. Di padu dengan udara sejuk khas kota malang, kesejukan akan semakin terasa sampai ke hati. Letak air terjun Parang Tejo ini sangat terpencil sekali jadi masih jarang sekali wisatawan yang berkunjung ke sana, jadi sangat cocok sekali sebagai alternative liburan kamu.

Candi Badut

Candi Badut
Candi Badut

Mendengar kata candi biasanya kita akan langsung ingat kota Jogja dan pulau bali yang memang terkenal dengan sebutan kota seribu candi. Namun kota malang juga punya beberapa candi yang menarik untuk dikunjungi, letaknya ada di dusun karang besuki dan candi tersebut bernama candi badut. Kata badut disitu diambil dari bahasa sansekerta yang berarti Bha Dyut yaitu sorot bintang canopus atau juga disebut dengan sorot agastya. Candi ini ditemukan pada tahun 1921 yang saat itu masih berupa gundukan bukit batu brcampur dengan reruntuhan serta tanah. Konon candi ini sudah berusia sekitar 1400 tahun, wajar jika Suasana di sekitar candi badut ini begitu tenang di tambah lagi pepohonan yang menambah suasana menjadi semakin sejuk. Bisa untuk piknik kecil-kecilan.

Wanawisata Alam Bedengan

Wanawisata Alam Bedengan
Wanawisata Alam Bedengan

Letak wanawisata alam Bedengan ini ada di dusun selokerto desa selorejo. Dulu,wilayah ini termasuk area perhutani dan dijadikan sebagai lahan pembibitan tanaman. Seiring berjalannya waktu, sekarang tempat ini bermetamorfosis menjdi wanawisaata yang sejuk sekali dengan hiasan sungai kecil yang mengalir plus airnya yang sangat jernih sekali. Pihak pengelola juga sudah melengkapinya dengan berbagai macam fasilitas, mulai dari toilet, warung, serta sekitar 11 ground perkemahan untuk kenyamanan pengunjung.

Wisata Petik Jeruk

Wisata Petik Jeruk
Wisata Petik Jeruk

Masih sekitar wanawisata, selain bedengan ada lagi wanawisata lainnya yaitu wisata petik jeruk dengan luas lahannya seitar 240 hektar. Dari namanya saja sudah jelas bahwa tempat ini penuh dengan pohon jeruk yang mana kalian bisa menikmatinya jeruk yang masih segar, per kilonya akan dikenakan tariff sebesar 15 ribu rupiah per orang, kalian juga bisa lho membawa pulang jeruk tersebut, per kilonya dihargai 5 ribu rupiah. (www.harianpost.co.id)

Komentar

Loading...