Debt Collector Asal Probolinggo Ditembak Polisi Gara-gara Ini

Debt Collector Asal Probolinggo Ditembak Polisi Gara-gara Ini

244
memuat...
Panji, Pelaku perampasan di Probolinggo
Panji, Pelaku perampasan di Probolinggo

Harianpost.co.id – Seorang debt collector bernama Panji (25) warga Desa/Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo pada hari sabtu beberapa hari lalu tanggal 16 Desember 2017 meringis kesakitan karena dirinya terpaksa harus ditembak oleh polisi karena berusaha kabur ketika akan ditangkap.

Penangkapan itu dilakukan karena diduga Panji telah terlibat aksi kejahatan seperti penipuan, perampasan motor dan bahkan dirinya juga sempat menyaru sebagai anggota Brimob. Ketika menjalankan aksinya Panji ternyata tida sendirian, ai ditemani oleh rekannya yang bernama Aldi (25) warga Banyuwangi. Penangkapan itu langsung dilakukan oleh petuga kepolisian atas laporan dari seorang warga desa Pohsangit Leres Kecataman Sumberasih kabupaten Probolinggo bernama Fani (33).

Fani mengatakan kalau dirinya menjadi korban perampasan motor dan pelakunya adalah dua orang tersebut. Saat hendak merampas motor milik Fani kedua pelaku sempat mengaku dari anggota Brimob dan akan menarik motor korban karena alasan motor tersebut telah menunggak pembayaran.

Tak tanggung-tanggung, pelaku ketika itu juga mengenakan pakaian Brimob lengkap dan juga menenteng senjata laras pendek. Melihat pelaku yang seperti itu tentu saja korban merasa ketakutan dan dengan mudah menyerahkan motor miliknya. Setelah mendapatkan laporan dari korban tersebut, anggota kepolisian yang tergabung dalma Satreskrim Polres Probolinggo langsung mengcari tahu keberadaan pelaku pada hari jum’at, lantas pada hari sabtu pelaku berhasil ditangkap di sekitar Leces.

Ketika itu Aldi berhasil ditangkap tanpa perlawanan sementara Panji berhasil kabur, karena polisi tak ingin buruannya lepas Polisi terus melakukan pencarian dan akhirnya menemukan bahwa pelaku sedang berada di Muneng Leres kecamatan Sumberasih. Awalnya polisi bisa dengan mudah membenkuk Panji, akan tetapi ketika sudah berada di dalam mobil petugas Panji malah berusaha kabur.

Akan tetapi  karena kesigapan petugas, kaki Panji berhasil dibidik dan ditembak. Panji pun tersungkur dan merintih kesakitan. Polisi menghimbau bahwa kejadian ini bisa dijadikan pelajaran bagi masyarakat agar tidak mudah percaya dengan seseorang yang mengaku sebagai petugas tapi lantas membawa motornya dengan alasan yang tidak jelas. (www.harianpost.co.id)

Komentar

Loading...