Waktu Yang Tepat Menggunakan Antibiotik Saat Keputihan

Waktu Yang Tepat Menggunakan Antibiotik Saat Keputihan

63
memuat...
Obat antibiotik untuk Keputihan
Obat antibiotik untuk Keputihan

Harianpost.co.id – Penggunaan antibiotik di jaman sekarang ini sudah mejadi sesuatu yang umum digunakan, akan tetapi sebaiknya kita perlu berhati-hati menggunakannya terlebih lagi ketika terjadi keputihan. Kita tentu tahu bahwa Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengobati penyakit karena infeksi bakteri.

Keputihan itu sendiri adalah proses keluarnya cairan dari vagina seseorang, dan hal itu adalah sebuah reaksi yang terjadi pada tubuh wanita yang terjadi karena tubuh ingin membersihkan serta melindungi vagina wanita. Keputihan dikatakan normal jika cairan yang keluar itu tidak bau dan juga tidak diiringi dengan keluhan lainnya seperti rasa gatal atau nyeri. Sekarang pertanyaannya adalah apakah penggunaan obat Antibiotik itu perlu saat wanita mengalami keputihan?

Waktu yang tepat menggunakan Antibiotik saat keputihan

Keputihan itu baru dikatakan tidak normal ketika cairannya mengalami perubahan warna (tidak jernih lagi) dan juga timbul bau tidak sedap. Sedangkan keputihan yang tidak normal itu bisa terjadi karena beberapa hal, bisa karena penggunaan alat kontrasepsi, terjadi reaksi ketika kita menggunakan sabun pembersih vagina, atau bisa juga karena infeksi jamur dan bakteri. Ketika itu, bisa terjadi infeksi di area vagina atau bahkan terjadi infeksi pad amulut rahim atau (serviks).

Sementara itu, obat Antibiotik digunakan jika keputihan itu terjadi karena infeksi jamur dan bakteri. Contohnya seperti vaginosis bakterialis, kondisi ini terjadi ketika vagina sedang mengalami peradangan karena serangan bakteri yang telah hidup secara alami di dalam vagina, hanya saja perkembangannya tidak seimbang. Selain untuk mengobati keputihan karena infeksi, obat Antibiotik juga berfungsi untuk mengobati penyakit menular seksual seperti contohnya gonorea dan Chlamydia. Sekarang bagaimana caranya kita bisa memastikan bahwa keputihan tersebut adalah akibat dari infeksi jamur atau bakteri? Untuk memastikannya kita bisa berkonsultasi kepada dokter ahli atau dokter spesialis.

Jika dokter memang memvonis bahwa keputihan tersebtu akibat dari infeksi bakteri atau jamur, maka barulah dokter akan memberikan obat Antibiotik yang tepat untuk keputihan. Sementara itu ada beberapa Jenis obat Antibiotik yang digunakan untuk mengobati keputihan, diantaranya adalah metronidazole, clindamycin, ceftriaxone, doxycyline, dan azithromycin.

Sementara itu obat Antibiotik untuk keputihan ada beberapa jenisnya, ada yang berupa pil, obat krim untuk dioleskan, atau ada juga yang jenisnya supositoria yang mana caranya adalah dengan memasukkannya ke dalam vagina. Dan untuk ibu hamil, dokter biasanya akan memberikan saran untuk mengkonsumsi obat Antibiotik berjenis oral atau pil. Mengapa kita harus minum obat Antibiotik keputihan atas resep dari dokter? Sebab penggunaan obat Antibiotik keputihan yang tidak tepat justru akan membuat kuman di sekitar atau di dalam vagina menjadi kebal yang akan menimbulkan berbagai macam efek samping.

Mengkonsumsi obat Antibiotik bukannya tanpa efek samping, tetap ada efek sampingnya bahkan banyak sekali efek samping obat Antibiotik keputihan. Karena banyaknya efek sampingnya, maka lebih baik jika kita lakukan pencegahan infeksi pada vagina sejak dini. Hal terpenting untuk mencegah terjadinya infeksi vagina adalah dengan melakukan pola hidup sehat serta rutin merawat organ intim, caranya adalah sebagai berikut:

  • Jaga kebersihan tubuh
  • Bersihkah vagina dengan menggunakan air hangat dan bersih
  • Gunakan sabun khusus untuk vagina, itupun jangan digunakan terlalu berlebihan
  • Setelah membersihkan vagina, baiknya langsung keringkan dengan handuk yang bersih
  • Lebih gunakan pakaian dalam yang terbuat dari bahan katun atau kain yang mudah menyerap keringat
  • Jauhi kehidupan seks bebas

Jika anda mengalami keputihan yang diiringi dengan gejala lainnya, maka segera konsultasikan dengan dokter spesialis agar anda bisa mendapatkan pengarahan dan perawatan. (www.harianpost.co.id)

 

Komentar

Loading...