Mengatasi Diare Dengan Kaolin? Perhatikan Hal Penting Ini

Mengatasi Diare Dengan Kaolin? Perhatikan Hal Penting Ini

40
memuat...
Mengatasi Diare Dengan Kaolin
Mengatasi Diare Dengan Kaolin

Harianpost.co.id – Kita mengenal Kaolin sebagai zat mineral yang seringkali dijadikan sebagai obat atau terkadang digunakan sebagai campuran obat-obatan. Jika dilihat secara kasat mata, bentuk Kaolin adalah seperti tanah liat dan selama bertahun-tahun Kaolin digunakan untuk mengobati penyakit diare setelah mengalami proses pencucian untuk menghilangkan pasir dan kotoran lainnya. Apakah anda ingin Mengatasi Diare Dengan Kaolin? Perhatikan Hal-hal Penting yang akan kamisampaikan. Tapi sebelumnya, kita kenali dulu Kaolin lebih jauh.

Ada beberapa penelitian yang membuktikan bahwa Kaolin masih belum bisa dibuktikan secara sempurna bisa mengatasi diare secara efektif. Hal itu dibuktikan sendiri oleh US Food and Drug Administration yang bertindak sebagai BPOM-nya Amerika Serikat, mereka menyatakan bahwa manfaat Kaolin yang selama ini banyak dipercayai oleh orng-orang mampu mengatasi diare ternyata belum cukup bis memberikan bukti kuat secara ilmiah.

Mengatasi diare dengan Kaolin masih membutuhkan penelitian lebih jauh lagi untuk mengetahui bahwa Kaolin benar-benar manjur untuk diare. Sayangnya, pemerintah Indonesia ternyata masih mengijinkan obat diare yang di dalam mengandung Kaolin dijual di pasaran dan masih bisa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia secara bebas.

Bicara soal diare, diare merupakan gangguan pencernaan yang membuat tinja menjadi encer ketika buang air besar, hal itu juga dibarengi dengan frekuensi buang air besar yang lebih sering dari biasanya. Pada umumnya, penyebab diare ini adalah makanan atau minuman yang sudah tercampur oleh virus, bakteri atau parasit.

Sedangkan kinerja Kaolin dalam mengatasi diare adalah dengan cara menyerap racun dan zat-zat lainnya dari dalam usus, Kaolin juga dipercaya bisa membentuk serta memadatkan tinja yang telah encer dalam waktu satu atau dua hari, hanya saja Kaolin ternyata tidak bisa mengatasi cairan yang telah hilang ketika diare.

Hal yang perlu anda catat dan ingat baik-baik adalah bahwa Kaolin ini sebenarnya tidak punya kemampuan untuk melawan bakteri. Itulah salah satu alasan mengapa Kaolin tidak dianjurkan untuk dijadikan satu-satunya obat diare.

Hal-hal yang perlu anda perhatikan sebelum mengkonsumsi Kaolin

Selama ini kita tahu bahwa Kaolin memang aman untuk dikonsumsi, akan tetap saja Kaolin bis menimbulkan efek samping, terlebih lagi Kaolin yang ada pada obat-obatan untuk anak-anak. Jadi tetap berhati-hatilah memberikan obat-obatan kepada anak anda yang mengandung Kaolin, terutama untuk anak anda yang masih berusia di bawah tiga tahun.

Di samping itu, efek samping lainnya akibat dari mengkonsumsi Kaolin adalah munculnya reaksi alergi, contohnya seperti sulit bernapas, gatal, ruam, dada terasa sesak dan bahkan tak jarang juga mereka mengalami pembengkakan di bagian lidah dan organ wajah lainnya.

Cara yang benar ketika mengkonumsi Kaolin adalah mengkonsumsinya dengan air putih dan mengkonsumsi Kaolin sesuai dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter. Dan ketika anda mengkonsumsi Kaolin selama dua sampai tiga hari tidak ada perubahan pada diare, maka hentikan pemakaiannya dan segera konsultasikan ke dokter tentang masalah diare anda. (www.harianpost.co.id)

Komentar

Loading...