Singgung Soal Gizi Buruk Di Papua, Jokowi Kirim Ketua BEM UI Ke...

Singgung Soal Gizi Buruk Di Papua, Jokowi Kirim Ketua BEM UI Ke Asmat

144
memuat...
Ketua BEM UI
Ketua BEM UI

Harianpost.co.id – Belakangan ini indonesia sedang dibuat heboh karena ulah seorang ketua BEM UI, Zaadit Taqwa yang membunyikan peluit sambil memberikan kartu kuning kepada presiden Jokowi. Ia saat itu menyinggung soal gizi buruk di Papua dan menilai kinerja Jokowi jauh dari kata bagus. Jokowi lantas memberikan tawaran kepada Zaadit agar dirinya mau diberangkatkan ke Asmat. Akan tetapi Zaadit menolak dengan alasan ia tidak mau menggunakan uang negara.

Dilansir dari detikcom, Zaadit mengatakan, “Jangan sampai uang negara cuma digunakan untuk memberangkatkan mahasiswa. Biarkan kami menggunakan uang kami sendiri untuk berangkat ke Asmat.” Tak lama kemudian Zaadit selaku BEM UI bersama dengan seluruh BEM Fakultas yang ada di UI mengadakan penggalangan dana melalui internet, hingga saat ini dana yang berhasil mereka kumpulkan mencapai 41 juta rupiah.

Zaadit juga menyarankan bahwa dana yang awalnya akan dialokasikan untuk keberangkatan Mahasiswa ke Asmat di ganti untuk hal-hal yang lainnya agar dana tersebut bisa sampai ke Papua. Akan tetapi Zaadit masih belum bisa memastikan siapa saja yang akan berangkat ke Papua dan berapa orang.

Lebih lanjut lagi Zaadit juga menambahkan bahwa dirinya sampai sekarang masih mencari orang-orang yang bisa memberangkatkannya. Ia mengatakan bahwa jika dana sudah terkumpul sekitar 50 juta, maka donasi akan diperpanjang lagi akan tetapi berapa jumlah maksimalnya Zaadit masih belum bisa menentukan.

Setelah Zaadit menyinggung soal gizi buruk di Papua itu, Presiden Jokowi memang akan mengirimnya ke suku Asmat, Papua.

Menanggapi aksi Zaadit tersebut Jokowi mengatakan, “Mungkin nanti, mungkin nanti, mungkin nanti ya, saya akan kirim, mungkin ketua dan anggota-anggota di BEM ke Asmat. BEM UI ya.” (www.harianpost.co.id)

Komentar

Loading...