Latihan Lempar Granat, 2 Siswa TNI Terkena Ledakan

Latihan Lempar Granat, 2 Siswa TNI Terkena Ledakan

75
memuat...

Harianpost.co.id – Suasana latihan pendidikan Sekolah Calon Bintara Reguler (Secaba), Rindam Iskandar Muda, Aceh sempat heboh karena dua siswa yang saat itu mengikuti latihan menjadi korban ledakan granat. Karena ledakan tersebut dua siswa TNI itu mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh mereka.

Dilansir dari detikcom, Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda (Kapendam IM), Kolonel Kav Rusdi membenarkan adanya insiden tersebut. “Ya benar itu dikarenakan latihan secara“. Kedua korban yang terkena ledakan granat tersebut masing-masing adalah Wisna dengan nomor siswa 578 yang berasal dari Kesatuan Kodim 0105 Aceh Barat serta Hermanto Selian dengan nomor Siswa 551 yang berasal dari Kesatuan Kodim 0110 Abdya.

Sedangkan kecelakaan saat latihan itu terjadi pada hari Rabu (07/02/2018) tepatnya pukul 12.20 WIB. Ketika itu semua siswa kompi C dan D sedang melakukan persiapan guna mengikuti latihan menembak. Sebelum ishoma, Siswa kompi C dan D sedang menggelar latihan pembinaan fisik yang berlokasi di lapangan tembak eksekutif Rindam Iskandar Muda.

Saat itu Hermanto tiba-tiba mengeluh sakit perut karena dirinya memiliki riwayat diare ketika latihan sedang berjalan. Lantas dia memutuskan untuk izin pergi ke toilet kepada pelatih dan pelatih menunjuk satu teman (Wisna) untuk menemani Hermanto. Pelatih sudah mengarahkan mereka berdua agar buang air besar di seputaran lapangan tembak eksekutif.

Akan tetapi dikarenakan Hermanto sudah kebelet dan tidak bisa menahan sakit perutnya, lantas Hermanto memutuskan untuk tidak menghiraukan petunjuk dar isang pelatih dan mereka berdua lantas memilih untuk buang air besar di kolam yang tak lain adalah tempat pelatihan lempar granat sebab jarak kolam tersebut lebih dekat dari lapangan tempak eksekutif.

Tak ayal, suara ledakan terdengar dan pelatih beserta siswa lainnya mencoba untuk mengecek. Saat itu Hermanto dan Wisna sudah terkapar di lokasi kejadian. Tanpa berpikir panjang para siswa lantas membawa keduanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan secepatnya.

Akibat ledakan tersebut, kedua korban mengalami luka di sekujur tubuhnya. Beberapa saat setelah kejadian, keduanya dijenguk oleh Kasdam IM Brigjend TNI Ahmad Daniel Chardin, ia juga menghimbau kepada peserta lainnya agar tidak ceroboh dan selalu mengikuti instruksi dari petalih. (www.harianpost.co.id)

Komentar

Loading...