Polisi Tiongkok Gunakan Kacamata Pintar Untuk Deteksi Wajah Kriminal

Polisi Tiongkok Gunakan Kacamata Pintar Untuk Deteksi Wajah Kriminal

211
memuat...
Kacamata Pintar Google Glass
Kacamata Pintar Google Glass

Harianpost.co.id – Para pecinta teknologi tentu masih dengan jelas bahwa lima tahun lalu Google pernah secara resmi merilis sebuah kacamata pintar bernama Google Glass. Perilisan kacamata tersebut disambut dengan sangat baik oleh para penggunannya terutama bagi meraka yang sudah menantikan kehadiran kacamata tersebut. Akan tetapi ternyata tidak sedikit juga orang-orang yang merasa kacamata pintar keluaran perusahaan raksasa mesin pencari tersebut merupakan produk gagal.

Hal itu dibuktikan dari diberhentikannya produksi kacamata pintar Google Glass serta diberhentikannya penjualan Google Glass di Amerika Serikat. Pemberhentian produksi dan penjualan tersebut dilakukan setelah dua tahun semenjak kacamata pintar tersebut dirilis ke pasaran.

Namun teryata meskipun kacamata tersebut banyak yang menganggap produk gagal dan produksinya diberhentikan, kacamata pintar Google Glass ini kabarnya cukup populer di sebagian negara, salah satu negara yang memanfaatkan kecanggihan kacamata Google Glass adalah negara Tiongkok.

Saking populernya bahkan kacamata pintar Google Glass ini merupakan salah satu perlengkapan yang wajib digunakan oleh polisi Tiongkok. Laporan yang didapatkan dari The Wall Street Journal pada hari Jum’at (09/02/2018) kacamata pintar sekarang ini sudah digunakan oleh semua polisi di Tiongkok, kacamata tersebut telah dikembangkan lagi dengan menenamkan sebuah fitur teknologi pengenal wajah.

Lebih menariknya lagi bahwa pihak kepolisian Tiongkok telah mengklaim kacamata pintar hasil dari pengembangan yang mereka lakukan itu merupakan kombinasi dari kacamata pintar serta teknologi yang telah mereka tanamkan di dalamnya tersebut mampu mengenali wajah para penjahat, buronan bahkan bisa melakukan pendeteksian terhadap warga masyarakat yang saat itu menggunakan identitas palsu.

Kita mungkin masih pensaran bagaimana cara kerjasama dari teknologi deteksi wajah pada kacamata pintar tersebut, jika melihat dari semua yang telah dideskripsikan di atas tadi, kita bisa sedikit menebak bahwa cara kerja kacamta pintar yang digunakan oleh polisi Tiongkok sangatlah sederhana sekali.

Pada kacamata pintar itu sudah disematkan sebuah kamera kecil yang terletak di framenya, jadi Petugas polisi yang menggunakan kacamata pintar tersbut cukup melihat seseorang dengan kamera tersebut. Kamera tersebut lantas akan mengambil gambar atau wajah seseorang, hanya dalam hitungan detik database yang berada di dalam kamera tersebut akan melakukan perbandingan dengan wajah-wajah para penjahat yang sudah tersimpan di dalam memorinya.

Cara tersebut memang terbilang sangat efisien sekali, akan tetapi tidak menutup kemungkinan akan ada banyak pihak yang akan menentang penggunaan kacamata pintar yang saat ini sudah sedang digunakan oleh para petugas polisi Tiongkok.

Beberapa pihak mengklaim bahwa proses pengidentifikasian dengan kacamata pintar tersebut telah melanggar privasi seseorang. Terlebih lagi jika orang yang gambarnya terambil oleh kamera tersebut bukanlah seorang penjahat yang tidak pernah melakukan kesalahan sekalipun. (www.harianpost.co.id)

Komentar

Loading...