Malware Berbahaya Pencuri Uang Ancam Puluhan Juta Android

Malware Berbahaya Pencuri Uang Ancam Puluhan Juta Android

191
memuat...
Malware
Malware

Harianpost.co.id – Gaya hidup manusia yang semakin tak bisa lepas dari internet tidak selalu membawa keberuntungan dan kemudahan bagi setiap penggunannya, justru hal itu bisa mendekatkan kita dengan bahaya, salah satunya adalah virus atau malware. Nah, belakangan ini diberitakan bahwa sudah terdapat puluhan juta android yang sudah terjangkit oleh malware berbahaya.

Dikatakan berbahaya sebab malware tersebut bisa menambang atau menyedot uang digital secara diam-diam. Menurut laporan yang didapatkan dari ZDNet, malware tersebut sekarang ini telah tersebar di berbagai aplikasi-aplikasi serta iklan yang ada di situs-situs. Malware tersebut kemudian akan menuntut pengguna android untuk masuk ke dalam sebuah situs yang didesain sedemikian rupa dan dapat mencuri uang digital, situs penambang uang tersebut mirip seperti bitcoin, namanya adalah monero.

Saat ini yang menjadi korban sudah banyak sekali, bahkan lima situs yang digunakan untuk menambang uang digital tersebut tercatat mendapatkan kunjungan sekitar 800 ribu pengunjung per harinya. Aksi kejahatan internet ini sebenarnya sudah terjadi mulai bulan November 2017 lalu.

Beberapa hacker juga menyatakan bahwa perangkat mobile saat ini memang menjadi lahan empuk bagi para pelaku cyber Crime. Alasannya adalah karena perangkat mobile tidak mempunyai penyaring situs web atau keamanannya tidaklah setangguh komputer/PC atau laptop. Jadi, wajar jika korbannya selalu tidak bisa melakukan apa-apa dan jumlah korbannya juga rata-rata banyak sekali.

Dari penuturan seorang analis dari Malwarebytes, ada beberapa modus yang dilakukan oleh para pelaku kejahatan internet yang mentargetkan perangkat mobile. Cara pertama adalah ketika pengguna mobile membuka sebuah situs dan di situ muncul sebuah iklan yang akan mengarahkan pengguna ke situs penambang uang. Ada juga para pelaku kejahatan yang memanfaatkan aplikasi unduhan.

Dari kacamata analis Malwarebytes tersebut, kira-kira ada sekitar 60 juta pengguna android yang sudah menjadi korban dari modus kejahatan seperti ini. Walaupun perangkat mobile tidak memiliki penyaring situs web, bukan berarti tidak ada cara untuk mengantisipasi serangan malware penambang uang digital tersebut.

Sama halnya dengan perangkat komputer, di dalam perangkat mobile juga ada aplikasi yang bisa kita gunakan untuk menghilangkan beberapa jenis iklan yang muncul di situs seperti ad-blocker dan web protection. Hal ini bisa kita lakukan untuk mengantisipasi serangan malware yang berbahaya tersebut, dikatakan berbahaya sebab situs-situs besar sekarang ini sudah banyak yang terjangkit oleh malware tersebut, salah satunya adalah situs milik badan pemerintahan Inggris dan Amerika Serikat.

Dilansir dari Reuters, hingga saat ini total sudah ada sektiar 4.200 situs yang sudah terjangkit oleh malware tersebut. Dengan metode yang sudah dirancang dengan begitu rapi para pelaku cyber crime tersebut mengumpulkan hasilnya. Serangan-serangan kejahatan yang menggunakan sebuah software untuk menyusup ke komputer pengguna sekarang ini memang mengalami lonjakan yang begitu tinggi. Hal itu seiring dengan semakin maraknya perdagangan bitcoin dan mata uang digital lainnya, salah satu peneliti keamanan telah menemukan sebuah malware bernama Coinhive yang mana cara kerjanya tak jauh berbeda dengan monero.

Bahkan, situs media sosial seperti Facebook Messenger pun sempat mengalami kebocoran keamanan. Hal itu terbukti dari masuknya malware bernama Digimine yang muncul dalam bentuk tautan atau ada yang dalam bentuk dokumen video. Tujuan dari Digimine ini juga untuk menambang uang digital para pengguna komputer terutama mereka yang menggunakan aplikasi browser Google Chrome. Digimine ini juga sangat berbahaya, selain mengakibatkan komputer pengguna semakin lemot, malware tersebut juga memanfaatkan akun facebook korban untuk mencari korban yang lainnya. (www.harianpost.co.id)

Komentar

Loading...