Tes Kesuburan Anda Pada Pria dan Wanita, Mandul Atau Tidak

Tes Kesuburan Anda Pada Pria dan Wanita, Mandul Atau Tidak

125
memuat...
Tes kesuburan
Tes kesuburan

Harianpost.co.id – Bagi pasangan suami istri, memiliki keturunan merupakan salah satu impian mereka. Namun begitu, ternyata tidak semua pasangan bisa dikaruniai keturuanan atau mungkin mereka mendapatkannya dengan susah payah.

Wanita merupakan pihak yang seringkali di kambing hitamkan jika pasangan suami istri itu tidak juga memiliki momongan, walaupun ternyata hal itu tidak selalu benar. Jika dihitung, kasus kemandulan yang dialami oleh pria dan wanita sama-sama 40 persen sedangkan yang 20 persennya lagi kasus kemandulan terjadi karena komplikasi diantara keduanya (sama-sama mandul).

Apa itu Mandul?

Mandul atau kemandulan adalah salah satu gangguan yang terjadi pada sistem produksi. Kondisi inilah yang menyebabkan terjadinya kegagalan kehamilan walaupun keduanya baru saja melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan alat kontrasepsi selama 1 tahun.

Kemandulan ini bisa terjadi dalam dua kondisi, yaitu Infertilitas primer dan infertilitas sekunder. Infertilitas primer trjadi ketika pasangan sama sekali belum pernah memiliki anak sedangkan infertilitas sekunder merupakan kegagalan setelah pasangan memiliki anak yang pertama. Ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi ketidaksuburan seseorang, namun pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang jenis tes kesuburan

Beberapa Jenis Tes Kesuburan Yang Perlu Anda Ketahui

Kondisi kesehatan memang menjadi faktor utama yang dapat mempengaruhi tingkat kesuburan seseorang. Oleh sebab itulah tes keseburan pertama kali selalu akan diawali dengan tes kesehatan fisik secara menyeluruh yang akan dilanjutkan dengan tes khusus di bagian reproduksi.

Berikut ini adalah beberapa jenis tes kesuburan yang dilakukan pada pihak pria:

  • Melakukan Analisis sperma. Yang bersangkutan akan dimintai sempel atau contoh sperma untuk dilakukan pemeriksaan yang meliputi kualitas dan kuantitas dari sperma yng dikeluarkan.
  • Ultrasound transrectal and scrotal. Proses USG ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar potensi terjadinya gangguan ketika terjadi ejakulasi pada pria.
  • Melakukan Pemeriksaan hormon. Pada pemeriksaan hormon ini penting untuk dilakukan sebab langakh inilah yang akan menentukan berapa jumlah hormon testosteron dan hormon yang lainnya pada pria.
  • Melakukan Biopsi testis. Pada langkah ini, akan diambil contoh jaringan testis, pemeriksaan ini dilakukan dengan maksud untuk memeriksa jika memang terjadi masalah pada proses produksi sperma.

Sama dengan pria, pada wanita juga akan dilakukan tes kesehatan fisik terlebih dahulu secara menyeluruh, hanya saja bedanya untuk tes kesehatan fisik ini wanita juga akan dilakukan penyelidikan pada riwayat kesehatan pada keluarganya. Barulah dilakukan tes pada bagian reproduksi. Berikut ini adalah beberapa langkah tes kesuburan pada wanita:

  • Melakukan Tes ovulasi. Mengukur tingkat hormon apa si wanita itu bisa menghasilkan sel telur secara teratur atau tidak.
  • Pemeriksaan cadangan sel telur pada ovarium. Tes dilakukan untuk mengetahui seberapa bagus kualitas dan seberapa banyak kauntitas sel telur yang tersedia untuk melakukan ovulasi.
  • Tes pencitraan. Nama lain dari tes ini adalah teshysterosalpingography, bertujuan untuk mendeteksi apakah ada gangguan yang terjadi pada rahim atau tabung saluran indung telur.

Pada pemeriksaan masalah kesuburan, biasanya memang tidak hanya berkutat masalah fisik saja akan tetapi juga perlu dilakukan pemeriksaan lainnya bahkan tak menutup kemungkinan juga perlu dilakukan tes emosi.Untuk itulah, dukungan dan kerja sama antara masing-masing pasangan sangatlah dibutuhkan. (www.harianpost.co.id)

Komentar

Loading...