Bahaya! Karyawan Apple Mengancam Akan Sebarkan File Milik Pengguna

Bahaya! Karyawan Apple Mengancam Akan Sebarkan File Milik Pengguna

152
memuat...
iCloud
iCloud

Harianpost.co.id – Seorang pegawai yang saat sedang bekerja di perusahaan Apple membuat heboh karena dia telah memberikan ancaman kepada salah satu pengguna Apple di Tiongkok. Pegawai tersebut mengatakan bahwa dirinya akan menyebarkan seluruh file yang telah disimpan di iCloud yang meliputi foto, kontak, email dan sebagainya.

Ancaman itu berawal ketika pengguna tersebut meminta pada perusahaan Apple agar akun iCloudnya dihapus. Dari laporan Softpedia pada hari senin (12/3/2018), pengguna itu menceritakan ancaman yang dialaminya di situs jejaring sosial benama Weibo. Sementara alasan dirinya bermaksud untuk menutup akun iCloud karena dirinya tidak ingin data-data miliknya dipegang oleh perusahaan teknologi Tiongkok yang bernama Guizhou-Cloud Bog Data Industry Development Co, Ltd.

Apple diketahui memang memindahkan data center para penggunanya ke perusahaan teknologi Tiongkok tersebut, keputusan Apple tersebut ternyata menuai banyak pro dan kontra karena khawatir dengan privasi yang mereka miliki. Pengguna yang belakangan ini diketahui bermarga Qin tersebut lantas menuliskan bahwa dirinya sempat menghubungi Apple via telepon terkait penutupan akun iCloudnya sebab dirinya sudah lama tidak lagi menggunakan iCloud.

Tapi entah apa penyebabnya, pembicaraan antara Qin dan pegawai yang menerima telepon tersebut menjadi panas bahkan sempat bersitegang. Qin mengatakan bahwa pegawai tersebut sifatnya terlalu arogan dan tidak sesuai dengan tugas yang dibebankan padanya. Beberapa saat kemudian, pegawai tersebut menelpon kembali nomor Qin dan memintanya untuk membuka alamat email yang ia hubungkan ke akun iCloud.

Pegawai tersebut ternyata mengirimkan permintaan pertemanan kepada Qin dan jika Qin tidak menerimanya dalam jangka waktu satu jam maka pegawai yang berposisi sebagai penasihat senior Apple tersebut akan membocorkan seluruh file yang ada di akun iCloud milik Qin. Bahkan Qin menceritakan jika seluruh file yang ada di akun miliknya sudah disalin oleh pegawai tersebut.

Pegawai tersebut mengeluarkan sebuah kata-kata ancaman yang berbunyi, “Saya tak bisa berharap kamu mati, tetapi setidaknya bisa membuat kamu kerepotan.” Qin lantas melaporkan kejadian tersebut kepada polisi, dan kabarnya Apple juga sudah melakukan investigasi. Kabar terbaru menyebutkan bahwa pegawai tersebut telah ditemukan dan sudah diberhentikan dari pekerjaannya. Akan tetapi Qin tidak tahu data apa saja yang telah disalin oleh pegawai tersebut. Mulai saat itu, Qin banyak menerima telepon dari nomor yang tidak dikenal.

Kasus ini berkaitan erat dengan usaha Apple untuk memindahkan pusat data cloud yang mereka miliki ke Tiongkok. Akan tetapi kebenaran tentang berita pemindahan tersebut sebenarnya masih menjadi pertanyaan sebab ada beberapa laporan yang disamarkan. Jika menilik lebih dalam lagi, sebenarnya Apple sendiri tidak pernah memberikan izin kepada pegawai rendah untuk mengakses data-data iCloud milik pengguna.

Yang menjadi pertanyaan adalah nomor telepon serta alamat email milik pengguna itu ternyata bisa diakses dari berbagai sumber. Sehingga bisa saja yang mengancam Qin tersebut bukan dari pegawai Apple. Sebab keanehan itu membuat siapa saja bisa membobol akun iCloud milik pengguna Apple, ditambah lagi pihak Apple sendiri sejak kasus tersebut terjadi masih belum memberikan pernyataan secara resmi. (www.harianpost.co.id)

Komentar

Loading...