Mengenali Penyakit Bayi Berbahaya Dan Cara Mengatasinya

Mengenali Penyakit Bayi Berbahaya Dan Cara Mengatasinya

161
memuat...
Penyakit Bayi Berbahaya
Penyakit Bayi Berbahaya

Harianpost.co.id – Seorang bayi tentu saja masih belum bisa bicara dan mengatakan sesuatu, yang bisa mereka lakukan masihlah sebatas menangis dan menangis, hal itu ternyata masih membuat banyak ibu-ibu yang merasa bingung memahami arti tangisan mereka. Apakah ketika itu mereka sedang lapar, ngantuk atau mungkin saja sedang sakit. Nah untuk sakit, penting kiranya bagi ibu agar bisa mengenali tanda-tanda penyakit serius pada bayi sejak dini.

Perlu kita ketahui bahwa sebenarnya penyakit berbahaya pada bayi itu justru lebih mudah untuk ditangani jika saja segera mendapatkan pertolongan. Maka dari itulah peran orang tua bisa mendeteksi tanda-tanda awal pada bayi yang terkena penyakit sangatlah penting sekali.

Cara Mengenali dan Mengantisipasi Gejala-gejala Umum

Langkah pertama agar ibu-ibu bisa mengenali gejala-gejala penyakit serius yang terjadi pada bayi adalah mencermati apakah pada bayi tersebut tedapat perubahan-perubahan umum, perubahan-perubahan umum tersebut diantaranya adalah:

  • Tangisan bayi tidak seperti biasanya dan terjadi secara terus menerus.
  • Ketika mengangkat bayi, bayi terlihat terkulai dan waktu tidurnya lebih panjang dari biasanya.
  • Terdapat bintik-bintik pada wajah bayi, terkadang disertai dengan muka yang pucat.
  • Muntah-muntah.
  • Menolak diberi susu.
  • Jumlah urine lebih sedikit dan terkadang ada darah ketika buang air besar.
  • Suhu tubuhnya tinggi, biasanya mencapai suhu 38 derajat.
  • Bagian kaki dan tangan terasa dingin ketika suhu bayi sedang tinggi.
  • Kondisi tidak turun waalaupun sudah diberikan obat penurun panas.
  • Nafasnya terasa berat dan susah serta lebih pendek dari biasanya.
  • Jika suhu tubuhnya terlalu tinggi biasanya juga akan disertai kejang-kejang.

Bayi yang masih baru lahir kebanyakan memang sangat rawan sekali dengan penyakit serius, untuk itulah sangat penting bagi orang tua agar bisa memberikan perhatian lebih kepada bayi mereka.

Jenis-jenis Penyakit Bayi dan Cara Menanganinya

Untuk bisa mengenali bahwa bayi tersebut sedang dalam kondisi sakit, kepekaan dan firasat orang tua sangat berperan penting. Di bawah ini adalah beberapa jenis penyakit serius pada bayi dan bagaimana cara menanganinya.

Diare

Pada bayi biasanya akan sulit sekali mengenali apakah mereka sedang diare atau buang air biasa sebab bentuk kotorannya hampir sama. Akan tetapi ketika bayi mengalami diare biasanya akan lebih sering buang air kecil dan besar.

Cara menangani: Karena mereka masih terlalu kecil untuk diberikan obat-obatan dari luar, maka dari itu membawanya ke dokter merupakan cara terbaik.

Respiratory syncytial virus (RSV)

Ini merupakan salah satu virus yang menjadi penyebab utama terjadinya infeksi saluran pernapasan dan sering dialami oleh bayi berusia satu tahun ke bawah, sedangkan bayi premature lebih beresiko mengalaminya. Bayi yang terserang virus tersebut biasanya ditandai dengan demam rendah, nafas bayi berbunyi, batuk serta pilek.

Cara menangani: Membawa bayi ke luar ruangan agar mereka bisa menghirup udara segar. Jauhkan mereka dari polusi terutama asap rokok. Jika gejala tersebut dialami bayi berusia di bawah 3 bulan, segera bawa mereka ke dokter.

Otitis media

Gangguan infeksi telinga dan seringkali terjadi saat kuman berkembang di telinga bagian tengah. Penyakit ini akan ditandai sering menangis ketika menyusui atau makan, tidak ingin berbaring, saat tidur mereka sering terbangun.

Cara menangani: Keringkan cairan di dalam telinga dengan cara menegakkan tubuh bayi, ingat bahwa bayi yang diberi ASI resiko mengalami infeksi telinga lebih kecil. Serta jauhkan bayi dari polusi serta asap rokok.

Meningitis

Meningitis merupakan penyakit radang yang disebabkan karena virus dan bakteri yang menyerang selaput pelindung otak serta saraf di bagian tulang belakang. Penyakit Meningitis pada bayi ini akan ditandai dengan leher terasa kaku, sensitive terhadap cahaya, susah makan.

Cara menangani: Satu-satunya cara untuk menanganinya adalah membawa bayi tersebut ke dokter agar segera mendapatkan penanganan yang baik dari medis. (www.harianpost.co.id)

Komentar

Loading...