Penyebar Berita Hoax Telur Palsu Akan Terancam UU ITE

Penyebar Berita Hoax Telur Palsu Akan Terancam UU ITE

81
memuat...

Harianpost.co.idBerita tentang beredarnya telur palsu di kalangan masyarakat membuat jumlah penjualan menjadi menurun. Menanggapi berita tersebut, Kepala Satuan Tugas Pangan, Irjen Pol Setyo Wasisto mengungkapkan bahwa beredarnya telur palsu dikalangan masyarakat tersebut merupakan berita bohong atau hoax. “Tidak ada yang namanya telur palsu, hantaman isu telur palsu ini bisa menurunkan konsumsi telur per kapita, juga akan menghantam industri peternakan telur. Dampaknya bangsa kita mengalami kerugian sendiri. Industri juga akan terdampak, tenaga kerja akan terpengaruh,” ujarnya.

Pihak Satgas Pangan juga telah meminta bantuan Institut Pertanian Bogor, Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Direktorat Peternakan Kesehatan Hewan di Kementrian Pertanian untuk mencari kebenaran dari berita ini. Menurut Kepala Satgas Pangan, telur palsu ini tidak ada di pasaran karena jika dibuat dengan menggunakan teknologi dibutuhkan teknologi yang canggih dan akan berada dipasaran dengan harga yang tinggi. Teknologi canggih untuk membuat telur palsu pun juga masih belum ada. Jika menemukan telur dengan kualitas kurang bagus dipasaran, kemungkinan telur tersebut merupakan telur yang telah lama disimpan.

Pihak Satgas mengatakan bahwa para penyebar berita hoax tersebut dapar terancam Pasal 45A ayat (2), pasal 28 ayat (2) UU nomor 19 Tahun 2016 yang merupakan koreksi dari UU nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Komentar

Loading...