Fujifilm Rilis Kamera Mirrorless Terbaru X-H1, Si Raja Fotografi dan Videografi

Fujifilm Rilis Kamera Mirrorless Terbaru X-H1, Si Raja Fotografi dan Videografi

55
memuat...
Fujifilm X-H1
Fujifilm X-H1

Harianpost.co.id – Kota Padang Sumatra Barat pada hari jumat (16/3/2018) kemarin telah menjadi saksi bahwa Fujifilm masih belum menyerah bersaing dengan perusahaan teknologi lainnya dengan dirilisnya kamera mirrorless terbaru, Fujifilm X-H1. Dilihat secara fisik kamera mirrorless ini memang memiliki bodi yang sedikit mirip dengan seri sebelumnya yaitu Fujifilm GFX 50S. Kamera ini sudah dilengkapi dengan LCD 1.28 inci yang berfungsi untuk menampilkan segala pengaturan untuk jagoan baru Fujifilm tersebut.

Fujifilm X-H1 ini juga dilengkapi dengan jendela bidik elektronik dengan rasio pembesaran hingga 0.75x, semakin sempurna dengan resolusi 3.69 juta titik. Dengan begitu, maka kamera mirrorless ini diklaim sebagai kamera dengan jendela bidik terbaik di kelasnya yang bahkan didukung dengan sensor PAS-C.

Bagi Fujifilm sendiri, kamera ini menjadi kamera pertama yang telah ditanamkan fitur penstabil 5 axis yang menempel langsung di bagian bodinya serta memiliki layar fleksibel sebesar 3 inci. Dengan fitur tersebut maka kamera mirrorless ini tentunya akan sanggup menangkap blur hingga 5.5 stop.

Di bawah ini adalah detail dari spesifikasi kamera mirrorless terbaru Fujifilm X-H1:

Jika bicara soal spesifikasi, kamera Fujifilm X-H1 ini sekilas memang tidak jauh berbeda dengan seri X-T2 dimana kamera Fujifilm X-H1 ini sudah didukung dengan sensor APS-C X-Trans CMOS III yang memiliki resolusi sebesar 24MP serta dilengkapi dengan prosesor gambar X-proseseor Pro.

Tidak hanya itu saja, kehebatan Fujifilm X-H1 ini semakin lengkap sebab memiliki kemampuan untuk menangkap video dengan gerakan lambat pada resolusi 1080/120p. Kamera ini juga sudah support dengan DCI 4K yang semakin mudah digunakan sebab lengkap dengan sebuah pengaturan dynamic range sebesar 400 persen.

Karena ini adalah keluaran terbaru dari Fujifilm sebelumnya, tentu fitur-fiturnya juga lebih baik dari seri-seri sebelum ini seperti seri X-T2 yang hanya sanggup merekam video dengan kompresi sebesar 100Mbps sementara Fujifilm X-H1 mampu merekam video dengan kompresi yang lebih tinggi yaitu 200Mbps.

Selain menjadi yang pertama dengan penstabil 5-Axis, kamera Fujifilm X-H1 ini juga menjadi yang pertama yang sudah diengkapi dengan efek simulasi khusus ketika melakukan pengambilan video terbaru yaitu ETERNA.

Kamera Fujifilm X-H1 juga sudah lengkap dengan movie silent shooting yang mana penggunanya sangat mungkin menonaktifkan semua tombol yang ada pada bodi kamera dan digantikan dengan mode layar sentuh. Untuk membuat eksposur-nya, kamera Fujifilm X-H1 juga ditanami mode Flicker Reduction. Sementara itu kemampuan untuk autofocus juga lebih dikembangkan lagi, maka kamera ini nanti akan mempunyai kemampuan yang lebih cepat serta akurat ketika berada dalam kondisi yang gelap. Kamera Fujifilm X-H1 ini dikatakan hebat sebab juga dibekali dengan dust-resistant. Selain itu kamera Fujifilm X-H1 ini juga sudah lengkap dengan water-resistant, hebatnya lagi kamera andalan Fujifilm ini juga mampu bertahan dalam suhu hingga mencapai -10 derajat. Berbeda dengan X-T2 yang juga lengkap dengan material magnesium, pada Fujifilm X-H1 juga semakin hebat dengan keberadaan fitur yang sama akan tetapi lebih tebal 25 persen. Dengan begitu kamera Fujifilm X-H1 ini bisa kita gunakan walaupun dalam kondisi apapun.

Seorang Marketing Manager Electronic Imaging Fujifilm juga mengatakan sekitar ketersediaan produk, bahwa kamera mirrorless Fujifilm X-H1 ini rencananya akan mulai dipasarkan di Indonesia pada hari 24 – 25 Maret 2018.

“Kamera mirrorless Fujifilm X-H1 mulai dijual di Indonesia pada 24-25 Maret 2018 dengan harga Rp 27.999.000 (body only), eksklusif di Blibli.com,” tutur Anggia. Anggia juga kembali menambahkan bahwa keberadaan fitur vertical power booster nanti juga akan mampu meningkatkan performa kamera Fujifilm X-H1.

Vertical power booster tersebut bisa meningkatkan performa kamera, yaitu dapat memperpanjang waktu perekaman video di mode 4K selama 30 menit dari yang sebelumnya 10 menit dan memperpanjang jumlah jepretan dalam mode normal hingga 900 gambar,” jelas Anggia. (www.harianpost.co.id)

Komentar

Loading...