Campak Pada Orang Dewasa – Penyebab, Pengobatan dan Pencegahannya

Campak Pada Orang Dewasa – Penyebab, Pengobatan dan Pencegahannya

161
memuat...
Campak pada orang dewasa
Campak pada orang dewasa

Harianpost.co.id – Penyakit campak merupakan sebuah penyakit yang berasal dari virus dan seringkali ditandai dengan gejala-gejala munculnya ruam di seluruh bagian tubuh, perlu di garis bawahi lagi bahwa campak ini tergolong penyakit yang sangat mudah sekali menular. Jika tidak segera diberi penanganan, maka penyakit campak ini bisa menjadi sebuah komplikasi penyakit yang sangat serius. Tak hanya balita saja, orang dewasa juga masih sangat berpotensi untuk terserang penyakit campak, maka pada kesempatan kali ini kami akan menjabarkan pada anda semua tentang Campak Pada Orang Dewasa – Penyebab, Pengobatan dan Pencegahannya. Untuk mengenali seseorang telah terinfeksi oleh virus campak adalah sebagai berikut:

  • Mata si penderita akan memerah
  • Setelah memerah, mata menjadi sangat sensitive sekali teradap cahaya
  • Adanya gejala seperti gejala pilek, misalnya hidung mengeluarkan ingus, radang tenggorokan atau hidung tersumbat.
  • Pada bagian mulut serta tenggorokan biasanya muncul bercak berwarna putih keabu-abuan
  • Disertai demam

Jika seseorang sudah menunjukkan gejala campak seperti itu, berartinya ia sudah terinfeksi oleh virus campak sekitar satu minggu. Dan sebaiknya segera bawa ke dokter untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang maksimal dan agar tidak menjadi lebih serius lagi. Penyakit campak ini dalam dunia medis juga sering disebut dengan rubeola yang berarti campak merah.

Untungnya penyakit campak ini sudah ada vaksin guna mencegah penularan dan penyebaran penyakit campak. Dan sekedar untuk pengetahuan saja bahwasannya vaksin yang digunakan untuk campak ini juga termasuk ke dalam bagian vaksin MMR yang meliputi campak, gondongan serta campak jerman.

Cara penularan penyakit campak

Cara penularan campak ini biasanya paling sering terjadi ketika si penderita mengeluarkan cairan-cairan yang berasal dari dalam tubuhnya entah itu dalam jumlah banyak atau hanya sekedar percikan cairan saja seperti contohnya ketika penderita campak bersin-bersin atau batuk. Sedangkan virus campak akan langsung menular siapa saja yang berada di dekat penderita tersebut atau bahkan menghirup cairan yang keluar tadi secara tidak sengaja.

Sebaiknya kita juga perlu berhati-hati ketika berada di dekat orang yang sedang terkena campak, sebab virus campak yang ikut keluar bersama percikan-percikan cairan tadi ternyata masih menempel pada benda yang dikenainya dan mampu bertahan selama beberapa jam lamanya. Dan ketika kita menyentuhnya maka kita akan tertular campak.

Pada kasus penyakit campak, balita memang lebih sering terserang daripada orang dewasa. Akan tetapi hal itu tidak berarti orang dewasa sudah tidak lagi terserang penyakit campak, mereka tetap berpotensi terserang campak. Jadi orang dewasa tetap perlu waspada terhadap penyakit tersebut.

Penyebab campak pada orang dewasa

Seperti yang baru saja dijelaskan bahwa campak lebih sering menyerang anak-anak atau balita, akan tetapi orang dewasa sebenarnya juga masih berpotensi terkena virus campak. Penyebabnya ada beberapa faktor, salah satu yang paling sering terjadi adalah karena orang dewasa tersebut belum pernah sekalipun mendapatkan suntik vaksin campak. Tapi selain itu, biasanya orang dewasa yang terkena campak itu karena mereka memang belum pernah terkena penyakit campak meskipun sudah di suntik vaksin.

Namun hal itu sangat jarang sekali terjadi kasus seorang terkena campak dua kali selama hidupnya, sebab setelah orang tersebut terkena campak baik di masa kecil atau ketika dewasa, maka mereka tidak akan pernah lagi terkena penyakit campak.

Cara Pengobatan penyakit campak

Ketika penderita terserag campak, mereka tidak akan diperbolehkan melakukan aktivitas di luar sebab seperti yang dijelaskan diatas tadi bahwa penyakit campak ini memang sangat mudah sekali menular. Sebab dikhawatirkan di luar sana masih banyak orang yang belum pernah mendapatkan suntik vaksin campak.

Secara alami, biasanya sistem kekebalan tubuh seseorang akan otomatis melawan virus campak tersebut, akan tetapi jika penyebaran infeksi campak tersebut sangat parah maka kemungkinan besar akan terjadi komplikasi dan hal itu sangat diperlukan perawatan medis.

Nah, ketika seseorang terserang campak, di bawah ini terdapat beberapa langkah untuk memulihkannya kembali:

  • Usahakan untuk tidak mengalami dehidrasi dengan memperbanyak minum air putih
  • Perbanyak waktu istirahat dan sangat dianjurkan untuk menghindar dari paparan sinar matahari selama mata penderita masih sensitif terhadap cahaya.
  • Minumlah obat untuk menurunkan panas serta obat untuk meredakan rasa nyeri, tapi perlu diingat bahwa untuk anak yang masih berusia di bawah 16 tahun jangan diberikan aspirin. Carilah obat lainnya.

Cara Pencegahan Penyakit Campak

Cara yang paling tepat untuk mencegah seseorang terkena penyakit campak adalah dengan memberikan suntik vaksin MMR yang merupakan gabungan dari vaksin campak, gondongan dan campak jerman. Untuk pencegahan sejak dini, kita bisa memberikan vaksin tersebut dua kali, vaksin pertama diberikan ketika anak masih berusia 13 bulan kemudian untuk vaksin yang kedua vaksin diberikan ketika anak berusia 5 sampai 6 tahun.

Dengan begitu ketika anak-anak kita sudah memasuki masa-masa sekolah, mereka sudah dalam kondisi yang sehat dan kebal dari penyakit campak yang menular.

Komentar

Loading...