Tips Jitu Mengatasi Bayi Susah Makan Agar Ibu Tenang

Tips Jitu Mengatasi Bayi Susah Makan Agar Ibu Tenang

84
memuat...
Tips Jitu Mengatasi Bayi Susah Makan
Tips Jitu Mengatasi Bayi Susah Makan

Harianpost.co.id – Bayi yang usianya sudah berada di atas 6 bulan tentu sudah boleh diberikan makanan, namun pada kenyataannya justru bayi di usia tersebut menjadi tantangan bagi kebanyakan ibu hamil sebab mereka seringkali susah makan. Hal ini membuat banyak ibu yang merasa khawatir akan kesehatan bayi dan merasa cemas, dan seorang ibu selalu dituntut untuk mencari Tips Jitu Mengatasi Bayi Susah Makan Agar Ibu Tenang.

Perlu ibu-ibu ketahui sebelumnya bahwa seorang bayi yang susah makan itu pasti ada penyebabnya, penyebabnya pun ada banyak faktor seperti contohnya mengalami alergi terhadap makanan, merasa kelelahan, atau mungkin saja mereka tidak suka dengan makanan yang diberikan oleh ibunya. Namun terkadang bayi susah makan juga bisa disebabkan karena faktor bayi itu sendiri seperti bayi yang lahir dalam kondisi premature, mengalami sakit kuning, sakit diare atau bisa juga karena mengalami infeksi pada telinga, dan lain-lain.

Bayi susah makan memang menjadi masalah yang sangat umum sekali, akan tetapi kita juga perlu waspada sebab hal itu bisa berakibat fatal jika tidak segera kita carikan solusinya. Sebab tentu saja bayi yang susah makan akan kekurangan nutrisi serta rawan sekali penyakit lambung.

Cara Mengatasi Bayi Susah Makan

Ketika kita menghadapi masalah seperti itu, kita harus tetap berusaha agar tetap tenang, asalkan bayi tersebut masih mendapat satu atau dua makanan. Pada kebanyakan kasus yang sudah terjadi, bayi susah makan tetap bisa tumbuh dengan normal dan bahkan sehat. Akan tetapi jika si bayi tersebut berat badannya sama sekali tidak betambah maka kita perlu mengambil langkah cepat, jika dibiarkan saja bayi bisa mengalami gangguan psikologis serta gangguan pertumbuhan.

Berikut ini adalah beberapa Tips Jitu Mengatasi Bayi Susah Makan Agar Ibu Tenang:

  • Suapi pelan-pelan

Ketika bayi menolak untuk makan, jangan pernah memaksanya. Biarkan dulu dan ketika bayi mulai lapar kembali suapi mereka pelan-pelan. Makan sedikit tapi sering itu sama saja dengan sekali makan tapi banyak. Bahkan makan sedikit tapi sering dinilai lebih efektif bagi pertumbuhan bayi.

  • Pastikan makanan benar-benar dalam kondisi yang halus

Dari banyaknya penyebab bayi susah makan, salah satu yang paling sering terjadi adalah karena mereka merasa kesulitan untuk menelan makanan sebab masih terlalu keras. Maka dari itulah sebelum menyuapi bayi, pastikan terlebih dahulu bahwa makanan yang anda berikan itu sudah dalam kondisi benar-benar lembut.

  • Usahakan untuk tidak sering memberikan makanan baru

Kenali sikap bayi ketika kita memberikan makanan, jika mereka suka, maka cobalah secara rutin memberikan makanan yang sama selama beberapa waktu. Jangan terlalu sering memberikan makanan yang baru sebab bayi tentu saja akan sulit untuk menerima makanan baru tersebut dan itu akan menambah bayi lebih susah untuk makan. Namun, jika anda ingin mencoba memberikan menu makanan yang baru cobalah secara bertahap dan jangan langsung berubah secara keseluruhan.

  • Membuat jadwal yang tepat ketika menyuapi bayi

Ketika bayi sudah merasa lelah dan mengantuk, maka otomatis mereka akan menolak makanan yang kita berikan. Maka dari itu kita perlu untuk memperhatikan kapan waktu yang tepat untuk menyuapinya dan jadwal secara teratur. Biasanya, waktu yang sangat tepat untuk menyuapi bayi adalah ketika bangun tidur dan setelah mereka bermain.

  • Hindarkan makanan yang bisa menimbulkan alergi

Beberapa makanan yang bisa memicu alergi pada pada bayi adalah kacang-kacangan, kedelai, seafood, telur, gandum. Jadi usahakan untuk menjauhkan makanan-makanan tersebut ketika hendak menyuapi bayi.

Itulah beberapa tips jitu mengatasi bayi susah makanan, jika dari semua cara diatas sudah anda lakukan dan ternyata bayi masih saja susah makan, maka sebaiknya anda segera mengkonsultasikannya kepada dokter spesialis agar mendapatkan penanganan. Sebab jika bayi susah makan itu juga disertai dengan menangis secara terus-menerus, buang air besar atau mungkin muntah padahal belum ada makanan yang masuk, bisa jadi ada gangguan kesehatan serius pada bayi tersebut.

Komentar

Loading...