Tips Berhubungan Intim Saat Hamil Agar Kandungan Aman

Tips Berhubungan Intim Saat Hamil Agar Kandungan Aman

42
memuat...
Tips berhubungan intim saat hamil
Tips berhubungan intim saat hamil

Harianpost.co.id – Banyak sekali orang yang masih memiliki anggapan bahwa melakukan hubungan intim ketika hamil itu bisa menyebabkan terjadinya keguguran. Akan tetapi faktanya justru berbeda, survey telah membuktikan bahwa dari 100 wanita hamil di indonesia, 75 persennya berhubungan intim saat hamil dan kandungan mereka juga tetap sehat hingga melahirkan. Namun juga perlu sekali untuk diperhatikan bahwasannya melakukan hubungan seksual saat hamil itu tentu saja ada aturannya, tidak boleh dilakukan dengan sembarangan seperti ketika tidak hami. Maka dari itulah pada kesempatan kali ini kita akan berbagi mengenai Tips Berhubungan Intim Saat Hamil Agar Kandungan Aman.

Dari survei diatas tadi, 25 persen sisanya mengaku tidak melakukan hubungan seksual ketika hamil dikarenakan alasan kesehatan janinnya dan khawatir akan terjadinya keguguran. Anggapan tersebut bisa dipatahkan dengan banyaknya penelitian dari wanita-wanita hamil serta tetap mentaati aturan berhubungan seksual saat hamil.

Kita tentu sudah sedikit lebih paham bahwa berhubungan intim itu bisa meningkatkan kesehatan serta mampu meningkatkan hubungan suami istri secara emosional. Selain itu, ketika ibu mengalami orgasme maka saat itulah tubuh mereka akan mengeluarkan hormon oksitosin atau hormon cinta. Hormon ini bisa membawa dampak positif bagi ibu serta janin dalam kandungan. Tak sampai disitu saja manfaat orgasme bagi seorang ibu hamil, orgasme mampu membantu menguatkan otot panggul.

Sebagian wanita hamil yang masih merasa khawatir akan keselamatan janin jika berhubungan intim saat hamil, mereka menganggap bahwa penetrasi yang dilakukan suami akan melukai janin sehingga pertumbuhannya terganggu dan keguguran. Selama kita tidak sembarangan dalam menentukan posisi ketika berhubungan intim, maka hubungan seksual saat hamil akan aman-aman saja. Hanya saja, karena terjadinya perubahan bentuk tubuh pada wanita maka hubungan seksual saat hamil memang cenderung tidak nyaman dan bahkan rasa pegal-pegal di daera punggung bisa juga menurunkan gairah seksualnya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan jika Berhubungan Intim saat Hamil

Berhubungan intim saat hamil itu ada aktivitas yang diperbolehkan dan sah-sah saja bagi pasangan suami istri. Akan tetapi ada syaratnya, bahwa kehamilan ibu itu normal. Normal disini berarti bahwa kehamilan tersebut tidak mengalami gejala apapun serta tidak menunjukkan kelainan yang bisa membahayakan kesehatan kandungannya.

Bahkan pasangan suami istri masih bisa melakukan hubungan intim dengan berbagai macam posisi. Namun seperti yang sudah disebutkan diatas tadi bahwa perubahan bentuk tubuh pada wanita akan sedikit berpengaruh pada beberapa posisi saat berhubungan. Namun jika anda masih belum merasa yakin dan masih ragu, anda bisa berkonsultasi dengan dokter ahli atau bisa juga ke bidan.

Berhubungan intim bukan penyebab keguguran

Wajar jika masih banyak ibu-ibu yang merasa takut berhubungan intim saat hamil karena takut terjadi keguguran. Akan tetapi perlu juga dicatat dan diingat baik-baik bahwa keguguran yang terjadi itu karena perkembangan janinnya yang tidak normal, jadi bukan akibat dari tekanan  atau penetrasi saat berhubungan intim. Satu hal lagi yang juga harus diingat bahwa hubungan seksual itu tidak akan pernah melukai bayi atau katong bayi.

Jika bayi tumbuh sehat dan normal selama kehamilan, bayi tersebut akan terlindungi dengan baik oleh kantung dan air ketuban serta otot dinding rahim. Selama berhubungan intim, Mr P seorang pria itu hanya akan berada di area vagina saja jadi tidak sampai pada leher rahim yang sudah terlindungi oleh lendir tebal ketika masa kehamilan. Jadi, bayi masih tetap aman dan terlindungi dengan sangat baik.

Hal-hal yang menyebabkan pasangan tidak boleh berhubungan intim saat hamil

Ada beberapa alasan mengapa seseorang tidak diperbolehkan melakukan hubungan intim saat hamil. Di sini dokter atau bidan biasanya akan terlebih dahulu melihat riwayat kehamilan yang sebelumnya jika memang pernah hamil. Selain itu ada beberapa kondisi yang menyebabkan pasangan tidak boleh berhubungan intim saat hamil, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Riwayat keguguran.
  • Riwayat melahirkan prematur.
  • Ketuban pecah dini.
  • Penyakit menular seksual.
  • Perdarahan atau terdapat bercak kemerahan.
  • Kelemahan pada leher rahim (serviks).
  • Plasenta previa.

Tips Berhubungan Intim Saat Hamil

Dalam poin ini kita tentu akan kembali menyinggung tentang perubahan bentuk tubuh wanita hamil yang mana hal itu akan mempengerahui posisi ketika berhubungan seksual, selain itu kita juga perlu untuk tahu mengenai beberapa posisi seks yang aman saat hamil seperti contonya posisi wanita diatas, posisi duduk, posisi penetrasi dari belakang sambil miring, atau penetrasi menyamping yang mana suami dan istri saling berhadapan dalam posisi tubuh miring.

Tidak perlu khawatir jika wanita mengalami rasa nyeri ketika melakukan hubungan intim, hal itu bukan disebabkan karena penetrasi akan tetapi karena tulang panggu posisinya mengalami perubahan dan itu mengakibatkan otot panggul menjadi lebih sensitif. Untuk mengatasinya anda disarankan segera menggant posisi seks ke posisi yang lebih nyaman lagi. Sementara untuk suami, ada hal penting sekali yang perlu untuk diperhatikan yaitu mengenai penetrasi. Suami harus bisa mengendalikan dan mengontrol penetrasi yang dilakukan. Sebab ketika akan mendekati orgasme, biasanya seseorang akan semakin mengencangkan penetrasinya.

Jika anda khawatir akan adanya penyakit atau terjadi infeksi, maka disarankan suami menggunakan kondom ketika berhubungan intim. Terlebih lagi jika salah satu pasangan di diagnosis sedang mengalami penyakit menular, maka itu bisa membahayakan perkembangan janin.

Nah, ketika berhubungan intim saat hamil dan wanita mengalami pendarahan, jangan terlalu panik. Dari kebanyakan kasus, pendarahan itu ternyata berasal dari serviks yang mana ketika hamil menjadi lebih sensitif sehingga seringkali terjadi. Akan tetapi agar anda tidak terlalu khawatir, baiknya anda tetap perlu mengkonsultasikannya kepada dokter mengenai pendarahan tersebut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Dan kesimpulannya adalah, berhubungan intim saat hamil itu aman dilakukan dan memperhatikan prosedurnya. Selamat bercinta 🙂

Komentar

Loading...