Tips Pertolongan Pertama Saat Mengalami Mimisan

Tips Pertolongan Pertama Saat Mengalami Mimisan

49
memuat...

Harianpost.co.idSecara umum, mimimasn didefinisikan sebagai pendarahan yang terjadi di hidung. Hidung memiliki lapisan didalam yang menyimpan banyak pembuluh darah kecil. Pembuluh darah ini dengan dengan permukaan sehingga membuatnya mudah terjadi kerusakan. Ketika terjadi kerusakan pada lapisan ini karena suatu hal, anda akan mengalami pendarahan di daerah lubang hidung. Mimisan sebenarnya dibagi menjadi dua jenis yakni mimisan anterior dan mimisan posterior. Ketika pembuluh darah hidung di bagian depan pecah dan keluar darah, inilah yang disebut dengan mimisan anterior. Mimisan anterior adalah mimisan yang paling sering dialami dan biasanya darah hanya keluar dari satu lubang hidung ketika seseorang berdiri atau duduk. Sebaliknya, mimisan posterior terjadi di hidung bagian belakang. Mimisan jenis ini memiliki akar yang dalam dan jauh di dalam hidung sehingga itulah mengapa darah dari mimisan akan keluar mengalir ke belekang melalui mulut dan tenggorokan.

Faktor yang Menyebabkan Terjadinya Mimisan

Dua hal paling umum yang menjadi penyebab mimisan adalah udara yang kering sehingga selaput hidung menjadi kering yang menyebabkan lapisan menjadi retak dan rentan terhadap pendarahan saat lapisan didalam hidung dan membersihkan kotoran hidung yang terlalu keras. Beberapa penyebab lain dari mimisan adalah:

  • Infeksi saluran pernapasan atas (flu) dan sinusitis
  • Memasukkan benda asing ke dalam hidung yang biasanya dilakukan oleh anak-anak
  • Cidera pada hidung dan/atau wajah
  • Terlalu sering menggunakan semprotan hidup seperti yang diguankan untuk mengobati alergi
  • Penggunaan obat-obatan yang mengencerkan darah seperti aspirin dan NSAID

Cara Mengatasi Mimisan

Lalu bagaimana cara mengatasi mimisan? Jika anda mengalami mimisan anterior, sebenarnya bisa diatasi sendiri di rumah. Namun jika tidak kunjung berhenti atau megalami mimisan posterior makan harus dilakukan pemeriksaan medis. Jika anda melakukan pemeriksaan pada dokter saat mimisan, maka tindakan pertama untuk memberhentikan mimisa adalah kauterisasi. Kauterisasi adalah ketika dokter menggunakan perak nitrat atau sebuah alat untuk memakar pembuluh darah agar pendarahan berhenti. Cara lain yang dilakukan oleh dokter adalah dengan menutup lubang hidung dengan kapas selama beberapa saat untuk memberikan tekanan pada pembuluh darah agar pendarahan terhambat.

Kemudian bagaimana pertolongan pertama saat seseorang mengalami mimisan agar mimisan dapat diatasi dengan cepat? Berikut ini beberapa cara sederhana pertolongan pertama untuk menghentikan mimisan.

  1. Tetap tenang

Saat mengalami mimisan cobalah untuk tidak panik dan tetap bernafas. Pendarahan yang terjadi secara tiba-tiba mungkin akan membuat seseorang menjadi panic. Jika anda mengalami mimisan tetap tenang dan ingatkan diri anda bahwa sebagian besar mimisan tidak berbahaya dan akan segera berhenti. Jika anda bersama seseorang yang mengalami mimisan, hal pertama yang dapat anda lakukan adalah memastikan bahwa orang tersebut tetap tenang

  1. Bersandar dan posisikan tubuh lurus/tegak

Ketika anda tiba-tiba mengalami mimisan, anda harus segara duduk dan jangan berbaring. Sambil duduk, sandarkan tubuh anda sedikit ke depan untuk membantu menga agar darah tidak mengalir ke tenggorokan. Setelah duduk, remas bagian tengah hidung secara pelan menggunakan jari telunjuk dan ibu jari untuk menutup lubang hidung anda. Cubit area ini selama kurang lebih 10-15 menit. Jika anda lepaskan dan darah masih keluar, terus ulangi. Dan tetaplah bernapas dengan tenang melalui mulut

  1. Kompres dengan es

Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk menghentikan mimisan adalah dengan mengkompres menggunakan es. Untuk membantu mempersempit pembuluh darah di hidung yang mengalami pendarahan, anda dapat mengkompres es selama beberapa menit. Rasa dingin akan mendorong pembuluh darah semnjadi mengecil sehingga pendarahan berhenti. Anda juga dapat mengkompres bagian belakang leher secara singkat

  1. Jangan menutup lubang hidung terlalu dalam

Salah satu cara yang paling sering dilakukan ketika mimisan adalah memasukkan tisu atau kapas ke dalam lubang hidung. Hal ini sebenarnya benar, namun akan menjadi salah ketika anda memasukkannya terlalu dalam. Menurut para ahli, menutup lubang hidung terlalu dalam dengan menggunakan tisu atau kapas dapat menghilangkan lapisan atas pada hidung sehingga membuatnya lebih mudah berdarah. Hindari juga membungkuk untuk sementara waktu pada saat mimisan karena tindakan ini dapat menyebabkan pendarahan kembali

Komentar

Loading...