Tips Mengatasi Asma dengan Menggunakan Minyak Esensial

Tips Mengatasi Asma dengan Menggunakan Minyak Esensial

46
memuat...

Harianpost.co.idAsma dan alergi sering kali terjadi secara bersamaan terutama pada kasus asma alergik, yakni asma yang dipicu oleh paparan zat yang sama dengan zat pemicu gejala pada alergi. Menurut penelitian, asma lebih sering terjadi pada anak laki-laki daripada anak perempuan, tetapi pada usia dewasa ebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria.

Mungkin sebagian besar penderita asma mengatasi gangguan pernafasan ini dengan menggunakan inhaler. Namun bagaimana jika tiba-tiba inhaler tertinggal atau hilang? Tenang saja, dalam keadaan darurat tanpa inhaler, sebenarnya anda bisa mengatasi asma cukup dengan menggunakan minyak esensial. Asma mengganggu fungsi saluran udara yang menuju ke paru-paru sehingga pernafasan menjadi tidak stabil.

Minyak esensial dapat mengatasi asma karena memiliki sifat anti inflamasi, antispasmodic, ekspektoran dan anti-kongesti. Minyak esensial – seperti minyak esensial peppermint – telah lama digunakan untuk mengatasi masalah pernapasan dalam obat herbal tradisional selama berabad-abad. Jika anda ingin mencoba mengatasi asma dengan menggunakan minyak esensial, anda dapat menggunakannya sebagai minyak aroma terapi atau dioleskan secara langsung pada kulit di bagian-bagian seperti dada, leher bagian belakang atau telapak kaki. Berikut ini beberapa jenis minyak esensial yang dapat digunakan untuk mengatasi asma.

3 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Asma

  1. Minyak esensial peppermint

Minyak esensial peppermint dapat digunakan sebagai pilihan utama untuk mengatasi masalah pernapasan. Menurut penelitian, komponen aktif L-menthol pada peppermint memiliki efek anti inflamasi yang dapat bermanfaat bagi penderita gangguan peradangan kronis seperti asma bronchial. Selain itu, peppermint memiliki kandungan antispasmodic yang menenang, yang sangat membantu untuk gejala asma secara umum seperti mengi dan batuk

  1. Minyak esensial jahe

Jahe telah digunakan selama berabad-abad untuk mengobati gangguan pernapasan. Pada jaman dahulu, minyak atsiri yang terkandung dalam jahe digunakan sebagai obat alami untuk asma, flu, batuk dan bronkitis. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, jahe dan komponen aktifnya dapat memberikan efek relaksasi yang siginifikan dan cepat pada otot polos yang terdapat pada saluran pernapasan. Kompenen aktif dalam jahe – seperti gingerol – dapat memberikan efek terapeutik untuk penderita gangguan pernapasan

  1. Minyak esensisal lavender

Asma seringkali menjadi lebih parah ketika penderita gangguan tersebut cemas dan mengalami stress. Menggunakan minyak esensial yang memiliki aroma menenangkan seperti lavender dapat menjadi salah satu alternatif yang bisa dicoba. Minyak esensial lavender telah cukup dikenal dapat memberikan efek relaksasi, karminatif, dan obat penenang. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2014, minyak esensial lavender dapat menghambat peradangan akibat alergi dan menurunrkan produksi lendir pada saluran pernapasan

Komentar

Loading...