Tips Mencegah Nomophobia (Ketergantungan pada Smartphone)

Tips Mencegah Nomophobia (Ketergantungan pada Smartphone)

59
memuat...

Harianpost.co.idApakah bunyi notifikasi pada smartphone langsung membuat anda gagal fokus dan ingin buru-buru membuka ponsel? Apakah anda seringkali membuka email pekerjaan sebelum tidur? Sering merasa cemas dan takut ketika baterai smartphone mulai melemah? Jika ya, kemungkinan anda mulai terkena nomophobia.

Nomophobia adalah rasa takut dan cemas ketika anda tidak memegang ponsel/smartphone atau secara singkatnya seseorang telah mengalami ketergantungan terhadap ponsel. Yang harus diwaspadai, nomophobia beresiko terjadi pada siapa saja mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Hal ini dikarenakan saat ini tidak sedikit anak-anak yang dengan bebas memainkan smartphone, entah untuk menonton kartun favorit atau bermain game. Jika dibiarkan, nomophobia bisa sangat berbahaya. Misalnya saja, ketika notifikasi ponsel berbunyi pada saat menyetir dan langsung mengangkat panggilan atau membalas pesan pada saat itu.

Tanda-Tanda Nomophobia

Karena nomophobia bisa terjadi pada siapa saja, sebaiknya mulai saat ini anda mulai berhati-hati dan mengurangi intensitas untuk menggunakan ponsel. Secara umum, tanda-tanda seseorang mengalami nomophobia diantaranya:

  • Selalu membuka ponsel sebelum dan sesaat setelah bangun tidur
  • Bukan hal yang aneh jika anda mengetahui berita terbaru melalui ponsel saat makan
  • Merasa cemas ketika ponsel tidak terjangkau, baterai lemah (atau benar-benar mati)
  • Saat sinyal (jaringan) di ponsel tiba-tiba lemah atau bahkan hilang, anda merasa seperti kehilangan sesuatu yang berharga
  • Aktif posting berbagai momen pada sosial media, misalnya Instagram
  • Terasa gembira saat menerima notifikasi pada ponsel

5 Cara Mencegah dan Mengakhiri Nomophobia

  1. Matikan ponsel setidaknya satu jam sebelum tidur

Berikan kesempatan pada otak untuk rileks dengan cara mematikan ponsel satu jam sebelum tidur. Pastikan ponsel benar-benar mati, bukan hanya dalam mode diam/silent. Getaran dan LED notifikasi ponsel yang menyala akan membuat kita penasaran dan ingin membuka ponsel. Jika anda memiliki alasan yang penting agar ponsel selalu menyala, misalnya anda sedang menunggu anak yang sedang bermain bersama teman, nyalakan mode ‘don’t disturb/jangan ganggu’. Dengan mode ini, ponsel anda akan membungkam semua notifikasi tetapi memungkinkan kita untuk mengaktifkan pengecualian seperti panggilan dari nomor tertentu. Alasan lainnya, jika anda memerlukan alarm agar tidak bangun kesiangan, gunakan jam alarm bukan alarm pada ponsel

  1. Hindari membuka ponsel setelah bangun tidur

Alih-alih berolahraga, ketika anda membuka ponsel setelah bangun tidur justru akan membuat anda menghabiskan waktu dengan membuka momen-momen di sosial media yang anda lewatkan saat tidur semalam. Jika anda beranggapan menerima email penting, bukalah email tersebut saat jam kerja

  1. Tentukan waktu untuk membuka ponsel

Agar tetap produktif, sebaiknya atur waktu yang anda gunakan untuk memainkan ponsel. Misalnya, anda bisa menggunakan waktu selama 5 menist untuk membuka sosial media dan mengirim email sebelum mulai bekerja. Kemudian menyimpan ponsel selama satu jam dan kembali membuka ponsel kembali saat jam istirahat

  1. Melakukan lebih banyak komunikasi secara langsung

Alih-alih “berhubungan” dengan teman dan keluarga melalui media sosial, cobalah menghabiskan waktu bersama mereka secara langsung. Hal ini lebih baik daripada “menyukai” status salah satu kerabat di sosial media kan?

Komentar

Loading...